Ilustrasi.
Ilustrasi.

Ransomware Bikin Saluran TV tak Bisa Beroperrasi

Teknologi cyber security
Ellavie Ichlasa Amalia • 20 April 2019 18:01
Jakarta:Weather Channel menjadi korban dari serangan ransomware, menyebabkan siaran TV harus dihentikan di tengah siaran langsung.
 
Serangan siber ini terjadi di tengah cuaca buruk di tenggara Amerika Serikat dan membuat channel kabel itu tidak bisa beroperasi selama lebih dari satu jam. FBI berkata, alasan channel TV itu tidak bisa beroperasi adalah serangan ransomware yang kini tengah mereka selidiki.
 
"Kami mengalami masalah dengan siaran langsung pagi ini setelah adanya serangan malware ke jaringan kami," kata channel TV itu dalam sebuah tweet. Mereka menambahkan, adanya "mekanisme backup" memungkinkan mereka untuk kembali beroperasi, lapor The Verge.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan pada para penonton kami. Kami tengah berusaha untuk menyelesaikan masalah ini."
 
Pada hari yang sama, channel itu memngaku bahwa mereka mengalami "masalah teknis" ketika melakukan siaran langsung. Dalam sebuah kicauan lain, mereka mengatakan bahwa mereka telah dapat kembali melakukan siaran langsung untuk memberikan informasi tentang ancaman cuaca buruk.
 
Ransomware adalah tipe malware yang akan mengunci file korban, memaksa mereka untuk membayar sejumlah uang pada pelaku jika mereka ingin file mereka kembali. Dalam kasus ini, tidak diketahui apa yang para hacker minta.
 
Pada 2017, ransomware yang diduga dikembangkan oleh Korea Utara menyebar di dunia. Serangan ini menyebabkan banyak komputer lumpuh. Jangkauan ransomware itu sangat luas, mencakup 150 negara, termasuk Indonesia.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif