Mantan CEO Uber, Travis Kalanick. (AFP PHOTO / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / JUSTIN SULLIVAN
Mantan CEO Uber, Travis Kalanick. (AFP PHOTO / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / JUSTIN SULLIVAN

Pendiri Uber Investasi ke Startup Indonesia

Teknologi teknologi uber startup
Cahyandaru Kuncorojati • 22 Maret 2019 10:14
Jakarta: Dari berbagai nilai suntikan dana ke startup Indonesia yang menarik perhatian, kabar terbaru datang dari startup logistik Kargo Technologies.
 
Dikutip dari Nikkei Asian Review, startup ini baru menerikan suntikan dana dari pendiri sekaligus mantan CEO Uber Travis Kalanick.
 
Kalanick disebut ikut bersama pengumlan dana sebesar USD7,6 juta (Rp107,1 miliar) lewat venture capital Sequoia Capital India kepada startup Kargo yang beridi sejak akhir 2018. Belakangan diketahui bahwa Kargo juga didirikan oleh mantan petinggi Uber Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tiger Fang yang pernah menjabat sebagai Country General Manager Uber Indonesia adalah satu satu pendiri Kargo. Fang di tahun 2014 membantu Uber untuk bisa menggelar layanan di Indonesia.
 
Pada Juni 2018, Kalanick dipaksa mengundurkan diri sebagai CEO Uber, perusahaan yang dia bantu dirikan sembilan tahun lalu. Selama dia menjabat sebagai CEO Uber, Kalanick disalahkan karena membangun budaya perusahaan yang beracun, yang pada berujung pada berbagai skandal yang melanda Uber pada 2017.
 
Selama dia memimpin Uber perusahaan telah dituduh atas berbagai hal, mulai dari pelecehan seksual, pencurian rahasia perusahaan pengembang mobil otonom lain, sampai mengembangkan alat untuk menghindari polisi.
 
Namun jabatan tersebut ternyata hanya diemban selama dua tahun. Fang sebagai CEO dan Yodi Aditya sebagai CTO kemudian mengembangkan Kargo Technologies. Startup ini menawarkan platform untuk jasa pengiriman logistik dan penggunanya bisa memantu proses pengiriman secara real-time.
 
Kalanick sendiri memang tengah menggelar program pendanaan atau sebuah venture capital bernama 10100 yang dimulai sejak Maret 2018.
 
"Gagasan besarnya adalah menyediakan lapangan pekerjaan yang besar," tulis Kalanick di halaman situs program pendanaan tersebut.
 
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Kargo Technologies sebelumnya didirikan tahun 2016 kemudian dibeli oleh Fang sehingga dia menjabat sebagai CEO. Kargo sudah menerima pendanaan dari beberapa venture capital, mulai dari Agaeti Ventures, Intudo Ventures, ATM Capital, dan Innoven Capital.
 
Bukan hanya bidang logistik, venture capital Kalanick juga enanamkan investasi di e-commerce, real estate dan teknologi baru di Tiongkok dan India. Setelah menjual hampir sepertiga dari sahamnya ke SoftBank Capital, Kalanick memang memiliki dana yang cukup untuk menanamkan investasi di berbagai perusahaan.
 
Saat ini, Kalanick telah menjadi anggota dewan dari dua perusahaan, yaitu Uber dan Kareo, startup medis tempatnya menanamkan investasi sebagai angel investor.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif