Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara saat memberikan pemaparan proyek Palapa Ring di kantor Medcom.id.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara saat memberikan pemaparan proyek Palapa Ring di kantor Medcom.id.

Menkominfo: Infrastruktur Bukan Gol Terakhir, tapi Manusianya

Teknologi kominfo telekomunikasi
Cahyandaru Kuncorojati • 17 Januari 2019 18:38
Jakarta: Hari inim Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara berkunjung ke kantor Media Group. Pria yang akrab dipanggil Chief ini membeberkan fungsi dan program prioritasnya.
 
Salah satunya yang dibahas adalah proyek infrastruktur Palapa Ring yang bakal menyambungkan seluruh kota dan kabupaten di Indonesia dengan internet. Namun, Rudiantara menekankan bahwa proyek ini bukan gol terakhir.
 
"Saya ingin nantinya Indonesia bisa memiliki talent yang bersaing dengan negara lain dalam bidang IT. Jadi fokusnya bukan infrastruktur, tapi manusianya," ungkap Rudiantara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menkominfo: Infrastruktur Bukan Gol Terakhir, tapi Manusianya
 
Dia mengaku, lembaga yang dipimpinnya telah menyediakan beasiswa untuk mengirim talent IT terbaik dari Indonesia belajar ke pusat perkembangan IT di luar negeri. Bahkan Rudiantara mengklaim tidak segan untuk mempercepat prosesnya apabila ada yang mau bekerja sama.
 
"Tapi ada lokasi yang sudah saya tentukan, ada tiga B. B pertama adalah San Fransico Bay, kedua adalah Beijing di Tiongkok, dan Bangalore di India," ucap Rudiantara. Dia mengakui tiga lokasi tersebut menjadi pool talent IT dan kemampuan coding terbaik di dunia.
 
Menurut Rudiantara, semakin banyak sumber daya manusia yang memiliki keahlian di bidang IT maka arah perkembangan teknologi semakin terukur dan bisa tumbuh pesar.
 
Dia berharap mereka yang belajar langsung dari pusatnyua juga berkontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.
 
"Dahulu ketika pak Anies Baswedan masih menjadi Menteri Pendidikan kami pernah berencana untuk memasukkan coding sebagai bagian dari kurikulum pendidikan bahkan hingga jenjang pendidikan dasar tapi sekarang belum terlaksana," jelas Rudiantara.
 
Menkominfo: Infrastruktur Bukan Gol Terakhir, tapi Manusianya
 
Rudiantara mengaku masih ada harapan. Dia menyebutkan ada miliuner yang sudah bertemu dan berencana membuka sekolah coding di Indonesia. Nama sekolah tersebut adalah School 42.
 
Dari penelusuran, lembaga pendidikan ini didirikan oleh miliuner asal Perancis bernama Xavier Niel, dalam bentuk lembaga non-profit yang mengajar coding dan berbasis di Perancis.
 
"Di Indonesia sendiri sudah ada buatan talenta lokal yaitu Binar Academy buatan Alamanda Shantika, mantan CTO sekaligus founder Go-Jek. Saya sangat mengidolakannya dan harapannya semakin banyak yang terinspirasi dan menjadi seperti dia yang beralih ke bidang pendidikan," tutur Rudiantara.
 
Proyek Palapa Ring sendiri ditargetkan rampung seluruhnya dan berfungsi di 2020. Saat ini baru Paket Barat yang sudah berfungsi, sementara Paket Tengah bisa digunakan pertengahan tahun ini. Paket Timur proses pengerjaannya sudah lebih dari 90 persen yang artinya bisa rampung sebelum tahun 2020 berakhir.
 
Proyek Palapa Ring diharapkan bisa mendorong lahirnya talent IT Indonesia yang tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tapi dari berbagai penjuru Indonesia, sehingga bisa menghasilkan karya yang beragam seperti latar belakangnya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif