Pengiriman smartphone Huawei pada Q1 naik. (Photo by Adrian DENNIS / AFP)
Pengiriman smartphone Huawei pada Q1 naik. (Photo by Adrian DENNIS / AFP)

Pengiriman Ponsel Samsung dan Apple Turun, Huawei Naik

Teknologi smartphone
Ellavie Ichlasa Amalia • 08 Mei 2019 06:30
Jakarta:IDC dan Strategy Analytics telah mengeluarkan data tentang pengiriman smartphone terbaru. Dalam beberapa bulan ini, jumlah pengiriman smartphone Huawei mengalami kenaikan walau Samsung dan Apple justru mengalami penurunan.
 
Belakangan, posisi perusahaan smartphone kedua dipegang oleh Huawei dan Apple secara bergantian. Perusahaan Tiongkok itu pertama kali menduduki peringkat dua pada 2017. Selama 2018, keduanya saling bergantian menduduki posisi itu.
 
Jumlah pengiriman smartphone Huawei naik dari 39,3 juta pada Q1 2018 menjadi 59,1 juta pada Q1 2019, seperti yang disebutkan oleh IDC dan Strategy Analytic, lapor The Verge.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengiriman iPhone turun dari 52,2 juta pada Q1 tahun lalu menjadi sekitar 36-43 juta unit. Para analis tidak bisa memberikan angka yang pasti mengingat Apple telah berhenti mengumumkan angka penjualan mereka pada tahun lalu. Sementara itu, pengiriman smartphone Samsung turun dari 78,2 juta unit menjadi 71,9 juta unit.
 
Pengiriman Ponsel Samsung dan Apple Turun, Huawei Naik
 
Pasar smartphone kini tampaknya mengalami resesi, bahkan tanpa adanya pertumbuhan dari Huawei. Di Amerika Serikat misalnya, dua operator telekomunikasi melaporkan bahwa angka orang yang mengganti ponselnya dengan yang baru mencapai titik terendah.
 
Beberapa merek smartphone global juga mengalami masalah. Penjualan Sony terus menurun dan perusahaan mengatakan bahwa mereka berencana untuk memangkas jumlah orang yang bekerja di divisi mobile.
 
Minggu lalu, LG mengatakan bahwa mereka akan berhenti membuat smartphone di negara asalnya, Korea Selatan. Mereka memutuskan untuk memulai produksi smartphone di Vietnam, yang memiliki biaya lebih rendah.
 
Sementara itu, perusahaan smartphone asal Tiongkok, seperti Xiaomi dan Oppo, memiliki angka pengiriman smartphone yang cenderung stabil.
 
Huawei adalah satu-satunya perusahaan smartphone yang jumlah pengiriman ponselnya mengalami kenaikan. Padahal, pemerintah Amerika Serikat secara terang-terangan menolak perusahaan untuk masuk ke negaranya. Sejauh ini, pertumbuhan bisnis Huawei terjadi di Tiongkok dan Eropa.
 
Dalam dua tahun belakangan, Huawei memang sibuk meluncurkan ponsel dengan teknologi baru dengan fokus pada kamera. Sementara Samsung dan Apple lebih sering hanya meluncurkan ponsel yang tidak jauh berbeda dari pendahulunya.
 
Tujuan Huawei adalah menjadi pemimpin di pasar smartphone. Beberapa bulan lalu, ini terdengar tidak mungkin. Namun, sekarang, tampaknya Huawei memiliki kesempatan cukup besar untuk merealisasikan targetnya.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif