Apple Pamer Lima Alasan iPad Pro Jadi Penerus PC
Apple merilis video menampilkan lima alasan iPad Pro harus menjadi komputer selanjutnya bagi konsumen.
Jakarta: Model baru Apple iPad Pro berukuran layar 11 inci dan 12,9 inci hadir dengan panel LCD bezel tipis dan chipset A12X. Tablet ini dapat mengoperasikan versi desktop dari Photoshop dan mendukung Face ID dalam berbagai orientasi.

Apple merilis video, menampilkan lima alasan iPad Pro harus menjadi komputer selanjutnya. Alasan pertama, menurut Apple, adalah chipset A12X yang mendukung iPad Pro generasi terbaru menjadikannya perangkat paling bertenaga jika dibandingkan sebagian besar komputer.

Alasan lainnya terkait dengan keserbagunaan iPad Pro. Berkat App Store, tablet ini diklaim Apple dapat melakukan berbagai hal dari memutar film, membaca buku, mengedit konten video, melakukan penyesuaian pada musik, dan sebagainya.


Sementara itu, alasan ketiga yang diutarakan Apple adalah bobot ringan dari tablet ini. Perangkat ini hanya berbobot setengah kilogram, dan menawarkan daya tahan baterai selama 10 jam, serta dapat terhubung ke internet via Wi-Fi dan LTE.

Bekal layar sentuh menjadi alasan keempat Apple, sebab diklaim raksasa teknologi ini memungkinkan pengguna menavigasikan aplikasi dengan cepat. Aktivitas drag dan drop untuk memindahkan obyek antara aplikasi, serta aktivitas multitasking juga dinilai menjadi cepat dan mudah.

Alasan kelima dan terakhir yang diusung Apple terkait dengan Apple Pencil. Aksesori ini memungkinkan pengguna untuk menggambar dan sketsa secara presisi, serta memungkinkan pengguna untuk menandatangani dokumen secara digital.

Smart Keyboard Folio merupakan aksesori keyboard QWERTY, dan diklaim mampu mendukung posisi iPad Pro sehingga menyuguhkan kenyamanan penggunaan serupa komputer personal.

Pada video iPad Pro generasi terbaru ini, Apple mengusung tag line “Layaknya komputer berbeda dari komputer lainnya”.

 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.