Ponsel Premium Tahun Depan Bisa Rekam Video HDR 4K

Ellavie Ichlasa Amalia 07 Desember 2018 10:11 WIB
qualcomm
Ponsel Premium Tahun Depan Bisa Rekam Video HDR 4K
Prototipe ponsel yang menggunakan Snapdragon 855. (Medcom.id)
Maui: Smartphone premium yang dirilis tahun depan bisa merekam dan memutar video HDR dengan resolusi 4K.

Qualcomm baru saja merilis prosesor mobile barunya, Snapdragon 855. Selain kemampuan untuk terhubung dengan jaringan 5G, Snapdragon 855 juga memiliki berbagai teknologi baru, seperti 3D Sonic Sensor dan teknologi terkait kamera.

Snapdragon 855 memungkinkan ponsel untuk mengambil dan memutar video HDR dengan resolusi 4K.


Dalam sesi demo dalam acara Tech Summit yang diadakan di Hawaii, Qualcomm menunjukkan bagaimana video yang diambil menggunakan ponsel prototipe dapat menghasilkan video yang tidak hanya terlihat tajam, tapi juga tidak kehilangan detail.

Ketika Anda mengambil video dengan kontras tinggi, bagian yang terang pada video tidak menjadi terlalu terang dan bagian yang lebih gelap tidak menjadi terlalu gelap.

Qualcomm juga mengatakan, mereka dapat menekan daya yang dibutuhkan oleh Snapdragon 855 ketika ponsel digunakan untuk melakukan streaming video. Dengan kata lain, Anda akan bisa menonton video secara streaming dengan lebih lama.



Prototipe ponsel yang menggunakan Snapdragon 855. 

Merekam video HDR dengan resolusi 4K akan memakan memori yang sangat besar. Karena itu, Qualcomm mengadopsi format HEIF (High Efficiency File Format).

Dengan begitu, besar file yang tersimpan akan menjadi jauh lebih kecil. Jika dibandingkan dengan format JPEG atau MP4, video dengan format HEIF akan dapat menghemat kapasitas hingga sebesar 50 persen.

Untungnya, penggunaan file format HEIF tidak akan mengurangi kualitas video. Selain itu, HEIF juga memiliki beberapa kelebihan lain. Misalnya, ia menyimpan data RAW, termasuk kedalaman foto.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.