Mengutip 9to5Google, perubahan ini pertama kali ditemukan pada One UI 9 Beta 2 dan disebut sebagai salah satu peningkatan keamanan yang dirancang untuk melindungi pengguna dari akses tidak sah terhadap perangkat mereka.
Berbeda dengan implementasi sebelumnya yang mengharuskan pengguna mengaktifkan fitur Lockdown Mode secara manual, One UI 9 membuat perlindungan tersebut berjalan otomatis saat power menu dipanggil.
Pada One UI versi sebelumnya, pengguna dapat membuka power menu dan memilih opsi Lockdown Mode untuk menonaktifkan sementara metode buka kunci biometrik. Setelah fitur tersebut aktif, perangkat hanya dapat dibuka menggunakan PIN, pola, atau kata sandi.
Namun di One UI 9, Samsung menghapus tombol Lockdown Mode dari daftar opsi power menu. Sebagai gantinya, sistem langsung mengaktifkan fungsi yang sama ketika pengguna membuka lalu menutup power menu.
Setelah itu, perangkat akan berpindah ke layar kunci dan seluruh metode biometrik dinonaktifkan hingga pengguna memasukkan PIN, pola, atau kata sandi. Dengan kata lain, fingerprint dan face unlock tidak lagi dapat digunakan setelah power menu dipanggil sampai pengguna melakukan autentikasi manual menggunakan kredensial utama perangkat.
Samsung diperkirakan ingin membuat fitur keamanan yang sebelumnya kurang dikenal masyarakat menjadi lebih mudah digunakan. Pada versi lama, banyak pengguna tidak mengetahui keberadaan Lockdown Mode atau tidak sempat mengaktifkannya ketika menghadapi situasi darurat.
Dengan pendekatan baru ini, membuka power menu secara otomatis akan mengunci perangkat dan mencegah pihak lain membuka ponsel menggunakan sidik jari atau wajah pengguna. Sistem juga membatasi tindakan penting seperti mematikan atau me-restart perangkat hingga autentikasi PIN atau kata sandi dilakukan.
Perubahan tersebut dinilai dapat memberikan perlindungan tambahan apabila perangkat hilang, dicuri, atau diakses tanpa izin saat berada dalam kondisi tidak terkunci. Kendati menawarkan peningkatan keamanan, perubahan ini juga menghadirkan konsekuensi terhadap kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Pada One UI sebelumnya, pengguna yang menutup power menu akan langsung kembali ke aplikasi atau layar yang sedang digunakan. Kini, setelah power menu ditutup, perangkat akan langsung berpindah ke lock screen dan meminta autentikasi ulang.
Artinya, pengguna harus memasukkan PIN, pola, atau kata sandi sebelum dapat melanjutkan aktivitas seperti biasa. Sebagian pengguna mungkin menganggap langkah tambahan tersebut kurang praktis, terutama jika power menu terbuka secara tidak sengaja.
Namun Samsung disebut menilai peningkatan keamanan yang diperoleh lebih penting dibandingkan dengan sedikit tambahan proses autentikasi. Saat ini, fitur tersebut masih tersedia pada One UI 9 Beta 2 yang diuji pada perangkat seri Galaxy S26.
Karena masih berada dalam tahap pengujian, Samsung masih memiliki kemungkinan untuk mengubah atau menyempurnakan implementasinya sebelum versi final dirilis secara luas. Kendati demikian, sejumlah pengamat menilai perubahan ini menunjukkan fokus Samsung yang kian besar terhadap keamanan perangkat, terutama dalam menghadapi risiko pencurian dan akses fisik tidak sah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News