Mengutip Engadget, pengembangan sejumlah perangkat tersebut disebut berkaitan dengan upaya Apple memperluas ekosistem rumah pintarnya, yang selama ini masih memiliki cakupan perangkat lebih terbatas dibandingkan dengan ekosistem milik Amazon maupun Google.
Berbeda dari produk Apple pada umumnya, perangkat hasil kolaborasi tersebut dikabarkan akan menggunakan merek LG. LG juga disebut bertanggung jawab atas proses manufaktur dan dukungan produk.
Sementara iti, Apple dilaporkan ikut mengembangkan perangkat, termasuk membantu menentukan desain, fitur, serta aspek teknisnya. Langkah tersebut memungkinkan Apple memperluas jajaran perangkat rumah pintar tanpa harus menangani sendiri seluruh proses produksi dan dukungan untuk setiap kategori perangkat.

Apple dan LG Siapkan Beragam Perangkat
Perangkat yang dikembangkan Apple dan LG dilaporkan mencakup video doorbell, smart thermostat, smart deadbolt lock, kamera keamanan indoor, kamera keamanan outdoor, dan floodlight camera. LG juga dikabarkan menyiapkan sensor temperatur sebagai bagian dari rangkaian perangkat tersebut.Dokumen pengajuan regulasi LG yang ditemukan dalam laporan turut mengungkap sejumlah perangkat dengan nama seperti LG Video Doorbell Wired, LG Floodlight Cam, LG Outdoor Cam Plug-In, LG Indoor Cam Plug-In, LG Smart Deadbolt Lock, LG Smart Thermostat, dan LG Temperature Sensor.
Namun, dokumen regulasi tersebut tidak menyebut keterlibatan Apple secara langsung. LG juga disebut meminta agar foto dan sejumlah detail teknis perangkat dirahasiakan hingga awal tahun depan. Karena itu, spesifikasi lengkap perangkat, termasuk kemampuan masing-masing produk, belum tersedia untuk publik.
Sejumlah perangkat tersebut diperkirakan akan mendukung standar konektivitas rumah pintar seperti Wi-Fi, Bluetooth, Thread, dan Matter. Dukungan terhadap Matter menjadi penting karena standar tersebut memungkinkan perangkat dari berbagai ekosistem rumah pintar berkomunikasi satu sama lain dengan lebih mudah.
Khusus untuk smart deadbolt lock, perangkat tersebut disebut memiliki dukungan Ultra Wideband (UWB). Teknologi ini berpotensi memungkinkan fitur berbasis kedekatan, termasuk membuka kunci pintu secara otomatis ketika pengguna mendekati rumah dengan perangkat yang kompatibel.
Namun, belum ada informasi resmi mengenai harga maupun negara yang akan menjadi pasar pertama perangkat-perangkat tersebut.
Terhubung dengan Hub Smart Home Apple
Pengembangan perangkat bersama LG tidak berdiri sendiri. Rangkaian produk tersebut disebut akan menjadi bagian dari ekosistem baru Apple yang berpusat pada smart home hub milik perusahaan. Apple sebelumnya dikabarkan sedang mengembangkan hub rumah pintar dengan layar sekitar 6 inci.Perangkat tersebut dirancang untuk ditempatkan di atas meja maupun dipasang pada dinding dan akan menjadi pusat kendali berbagai perangkat rumah. Hub tersebut juga disebut memanfaatkan AI untuk mengenali anggota keluarga dan memberikan pengalaman lebih personal.
Apple diperkirakan memperkenalkan hub tersebut pada tanggal 13 Oktober 2026. Pada kesempatan yang sama, perusahaan juga disebut akan memperbarui HomePod mini dan Apple TV. Ketiganya diperkirakan menjadi bagian dari upaya Apple membangun kembali kehadirannya di pasar rumah pintar.
Kolaborasi dengan LG akan memberikan Apple akses terhadap kategori perangkat lebih luas. Selama ini, Apple memiliki platform Apple Home serta perangkat seperti Apple TV dan HomePod, tetapi sebagian besar aksesori rumah pintar yang kompatibel dengan ekosistemnya diproduksi perusahaan lain.
Dengan model kerja sama ini, Apple dapat membantu menentukan cara perangkat berinteraksi dengan ekosistemnya tanpa harus menjual seluruh perangkat tersebut dengan merek Apple.
Baca Juga :
Apple Siapkan Dua Gelombang Produk Oktober
Produk LG Belum Segera Dijual
Kendati rangkaian perangkat tersebut dikabarkan akan diperkenalkan dalam waktu dekat, konsumen masih harus menunggu untuk dapat membelinya. Perangkat smart home hasil kolaborasi Apple dan LG dilaporkan berpotensi baru tersedia setidaknya beberapa bulan setelah pengumuman.Artinya, perangkat tersebut tidak akan langsung mengikuti jadwal ketersediaan hub smart home Apple, HomePod mini baru, maupun Apple TV. Kondisi tersebut juga memberikan waktu bagi LG untuk menyelesaikan proses produksi serta dukungan produk.
LG telah mengajukan sejumlah perangkat untuk memperoleh persetujuan regulasi, tetapi sebagian informasi mengenai produk masih dirahasiakan. Bagi Apple, pendekatan tersebut memiliki keuntungan dari sisi pengembangan ekosistem.
Apple dapat menghadirkan lebih banyak kategori perangkat tanpa harus membangun seluruh rantai produksi sendiri. LG, di sisi lain, dapat memanfaatkan pengalaman Apple dalam pengembangan ekosistem perangkat serta memperoleh peluang memperluas portofolio rumah pintarnya.
Sebagai informasi, LG lebih dikenal masyarakat melalui produk elektronik rumah tangga dan perangkat berukuran besar dibandingkan dengan aksesori smart home seperti kamera keamanan atau kunci pintar.
Namun, perusahaan sebelumnya telah memperluas keterlibatannya di sektor rumah pintar, termasuk melalui kepemilikan mayoritas pada platform smart home Homey.
Langkah Besar Apple di Pasar Smart Home
Kolaborasi dengan LG menunjukkan bahwa ambisi Apple di sektor rumah pintar berpotensi lebih besar daripada sekadar menghadirkan satu perangkat hub. Apple dilaporkan sedang membangun ekosistem yang mencakup pusat kendali, perangkat audio, televisi, kamera keamanan, sistem akses pintu, termostat, hingga sensor.Jika seluruh rencana tersebut terealisasi, Apple akan memiliki rangkaian perangkat yang lebih lengkap untuk bersaing dengan ekosistem smart home dari perusahaan seperti Google dan Amazon. Laporan mengenai kolaborasi tersebut juga muncul saat Apple tengah menyiapkan apa yang disebut sebagai reboot formal HomeKit.
Platform HomeKit telah menjadi fondasi integrasi perangkat rumah pintar Apple sejak diperkenalkan pada tahun 2014. Ekspansi perangkat baru dapat memberikan peran lebih besar bagi platform tersebut dalam strategi Apple berikutnya.
Meski demikian, Apple maupun LG belum mengumumkan secara resmi seluruh produk hasil kolaborasi tersebut. Informasi mengenai keterlibatan Apple masih berasal dari laporan Bloomberg dan dokumen regulasi yang berkaitan dengan perangkat LG.
Jika laporan tersebut akurat, kerja sama ini dapat menjadi salah satu langkah penting Apple untuk memperluas ekosistem rumah pintarnya. Dengan LG menangani produksi dan dukungan produk sementara Apple ikut mengembangkan desain serta fitur, perusahaan dapat mempercepat ekspansi ke kategori perangkat yang selama ini belum menjadi fokus utama Apple.