Jakarta: Asosiasi Big Data & AI (ABDI) kembali menyelenggarakan ajang tahunan bergengsi 7th DataSecurAI, Migrasi PQC, Satu Data Indonesia (SDI) & NextGenAI 2026 Summit. Acara berskala besar ini berlangsung pada 11 dan 13 Agustus 2026 di Hall A2, JIEXPO Kemayoran, Jakarta, sebagai bagian integral dari rangkaian Indonesia Technology & Innovation (INTI) EXPO 2026.
Melalui tema utama yang diusung, ABDI menekankan urgensi pembangunan infrastruktur terpercaya (Trusted Infrastructure) sebagai pilar fundamental transformasi digital nasional. Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) serta ancaman siber yang semakin kompleks menggunakan AI Agent, Indonesia dituntut bersiap menghadapi era Quantum Computing atau Q Day.
Serangan siber masa depan yang memanfaatkan komputer kuantum diperkirakan mampu melumpuhkan enkripsi klasik, sehingga migrasi ke Post-Quantum Cryptography (PQC) Ready Encryption menjadi sangat kritikal dan mendesak untuk segera diterapkan.
Hari pertama perhelatan ini ditandai dengan momentum krusial, yaitu Deklarasi "Roadmap PQC Migration bersama DataSecurAI & PDP Summit 2028". Langkah strategis ini merupakan tonggak komitmen bersama antara pemerintah, regulator, pelaku usaha, dan akademisi untuk mempercepat implementasi PQC di Indonesia.
Fokus utamanya diarahkan pada penguatan sektor vital seperti keuangan (perbankan) dan e-commerce, mengingat komersialisasi teknologi kuantum diprediksi terjadi antara tahun 2030–2035, atau bahkan bisa lebih awal. Sesi pembuka diisi oleh Opening Keynote dari Dr. Rudi Rusdiah, B.E., M.A., Chairman ABDI, serta jajaran pembicara terkemuka seperti Deputi I BSSN Laksda TNI R. Tjahjo Kurniawan dan Deputi Gubernur Bank Indonesia Ibu Filianingsih Hendarta.
Selain diskusi strategi keamanan, hari pertama juga dimeriahkan dengan soft launching Buku ABDI ke-9. Buku ini merangkum pemikiran, riset, serta rekomendasi kebijakan dari para pakar nasional dan internasional—termasuk dari Silicon Valley (AS), India, hingga Australia—mengenai AI, tata kelola data, dan perlindungan data pribadi.
Memasuki hari kedua, Kamis 13 Agustus 2026, fokus beralih pada tema Roadmap AI Nasional, SDI & GovTechAI Summit 2026. Pada sesi ini, para pemangku kepentingan melakukan Deklarasi Dukung Roadmap AI Nasional. Deklarasi ini bertujuan mendorong lahirnya Peraturan Presiden (Perpres) yang akan menjadi pedoman resmi dalam membangun ekosistem AI nasional.
Kebijakan ini penting agar pemanfaatan AI tetap berlandaskan asas keamanan dan etika, sekaligus memitigasi risiko penyalahgunaan teknologi berbahaya seperti Deepfakes yang berpotensi membobol sistem. Sesi hari kedua menghadirkan tokoh penting seperti Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala BPS dan Dini Maghfirra, Direktur Eksekutif SDI Bappenas.
Diselenggarakan secara hibrida, KTT ini diproyeksikan menarik lebih dari 200 peserta luar tatap muka dan 750 peserta daring setiap harinya melalui Zoom serta YouTube ABDI Channel. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, ABDI optimistis mampu mempercepat terwujudnya kedaulatan data dan ketahanan siber nasional yang tangguh di masa depan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan