Kominfo menyebut 12,548 desa atau kelurahan di Indonesia masih belum terjangkau jaringan 4G.
Kominfo menyebut 12,548 desa atau kelurahan di Indonesia masih belum terjangkau jaringan 4G.

Indonesia Punya 12 Ribu Desa Belum Terjangkau 4G

Teknologi Kominfo teknologi
Lufthi Anggraeni • 10 November 2020 15:30
Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengaku masih memiliki pekerjaan rumah menyoal ketersediaan jaringan telekomunikasi secara merata di seluruh Indonesia, yang ditargetkannya selesai pada tahun 2021 mendatang.
 
Kominfo menyebut Indonesia masih memiliki sebanyak 12.548 desa atau kelurahan dari jumlah total sebanyak 83.218, yang belum 100 persen terjangkau oleh jaringan telekomunikasi 4G. Karenanya, Kominfo mengaku akan mengejar ketertinggalannya tersebut.
 
“Seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden, kita akan membangun 9.113 desa di 3T (tertinggal, terluar, terdepan) dan 3.435 desa kelurahan di desa non-3T," ujar Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Ahmad M. Ramli.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kominfo juga mengaku bahwa pembangunan jaringan ini menjadi pekerjaan besar baginya, mengingat seluruh desa atau kelurahan yang belum tercakup jaringan 4G, sebanyak 20.341 tersebut berada di wilayah 3T, yang berarti berpenduduk sedikit dan merupakan area non-komersial.
 
Dengan demikian, lanjut Ramli, pembangunan jaringan di wilayah desa atau kelurahan tersebut harus dibangun secara langsung oleh Kominfo, melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI). Kominfo juga menyampaikan tanggapan menyoal hasil survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).
 
Sebelumnya, APJII merilis Hasil Survei Jumlah Pengguna dan Penetrasi Internet 2019-2020 (Q2), menunjukkan bahwa sebesar 73,7 persen masyarakat Indonesia telah terhubung internet. Persentase tersebut mewakili 196,7 juta pengguna internet dari populasi keseluruhan Indonesia pada 2019 berdasarkan proyeksi BPS, sebanyak 266 juta jiwa.
 
Hasil survei ini menunjukan terjadinya peningkatan jika dibandingkan dengan hasil survei pada tahun 2018 lalu, dengan persentase sebesar 64,8. Jumlah pengguna internet di Indonesia diperkirakan masih akan mengalami peningkatan hingga akhir tahun 2020 ini.
 
Peningkatan ini diprediksi berkat dorongan dari pembangunan dan penggelaran berbagai infrastruktur telekomunikasi di Indonesia, salah satunya adalah jaringan Palapa Ring. Selain itu, hasil survei ini diklaim Ramli sangat terkait dengan program transformasi digital yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo dan dieksekusi oleh Kementerian Kominfo.
 
Ramli juga menyebut bahwa terkait pengguna internet, dirinya menemukan perubahan pola digital sangat signifikan selama pandemi.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif