Telkomsigma secara resmi merilis layanan Cloud bertajuk Flou Cloud.
Telkomsigma secara resmi merilis layanan Cloud bertajuk Flou Cloud.

Telkomsigma Resmi Merilis Flou Cloud

Teknologi teknologi Telkom
Lufthi Anggraeni • 05 Desember 2020 08:19
Jakarta: Telkomsigma secara resmi merilis Flou Cloud, layanan cloud generasi terbaru dengan usungan misi reliable, unlimited, and fast. Platform komputasi ini membidik pasar global seiring sambutan positif pada pasar teknologi cloud nasional.
 
“Flou Cloud diluncurkan untuk mendukung pemerintah dalam membangun digital hub Indonesia dan siap menjadi accelerator pembangunan Indonesia 4.0. Flou Cloud sebagai inovasi anak bangsa dirancang memenuhi segala kebutuhan user tanpa dibatasi dari segi kapabilitas resources seperti storage, compute, network, dan security,” CEO Telkomsigma Bhimo Aryanto.
 
Bhimo juga mengungkapkan harapannya bahwa Flou Cloud dapat memenuhi kebutuhan infrastruktur perusahaan di Indonesia di berbagai segmen. Sebab Flou Cloud diklaim menawarkan fleksibilitas yang mampu menyesuaikan kebutuhan teknologi dan resources bagi setiap perusahaan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan demikian, lanjut Bhimo, pelanggan Flou Cloud hanya cukup berinvestasi sesuai dengan yang keperluan mereka. Selain itu, jika dibandingkan dengan layanan cloud Telkomsigma sebelumnya yaitu CloudA, Flou Cloud diklaim menawarkan lebih banyak kelebihan.
 
Kelebihan utama Flou Cloud, jelas Director of Delivery and Operation Telkomsigma I Wayan Sukerta yaitu bahwa Flou Cloud dibangun atas teknologi cloud native, sehingga lebih relevan dengan kebutuhan perusahaan saat ini.
 
Sebagai contohnya untuk database, Flou Cloud menawarkan tipe database modern seperti MariaDB, MySQL, dan Redis. Sementara pada Compute, tersedia layanan Container Service Elastic Compute Service. Selain itu, Flou Cloud juga disebut siap diintegrasikan dengan layanan public cloud lain demi mendukung strategi multi-cloud yang saat ini diadopsi banyak perusahaan.
 
Dari sisi keunikan, Flou Cloud diklaim unggul dalam hal jaringan cloud yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, Flou Cloud disebut menawarkan harga kompetitif, bahkan memberi keleluasaan bagi perusahaan untuk mencoba layanan ini terlebih dahulu, untuk kemudian dinegosiasikan untuk penggunaan seterusnya.
 
Dan menyoal segmentasi, telkomsigma mengklaim pihaknya akan memfokuskan Flou Cloud di ranah enterprise, UMKM, dan pemerintahan atau BUMN. Karenanya, Direktur Enterprise & Business Service Telkom Indonesia Edi Witjara meyakini, Flou Cloud bisa menjadi digital enabler untuk mendorong transformasi digital bagi seluruh industri.
 
Dengan demikian, Flou Cloud akan mampu membantu dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional. Dan sejak soft launching-nya pada 10 Juni 2020 lalu, Flou Cloud telah dipercaya untuk diimplementasikan di lebih dari 30 pelanggan.
 
30 pelanggan tersebut umumnya berasal dari segmen startup, small & medium business, swasta hingga lembaga pemerintahan, dan mampu dihimpun Flou Cloud dalam kurun waktu lima bulan. Melihat respon pasar yang cukup baik, Telkomsigma menargetkan untuk memperluas pangsa pasar Flou Cloud pada tahun 2021, agar semakin strategis untuk bersaing dengan pemain cloud global.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif