Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Istiono, saat meninjau anjungan IT Road Safety Expo 2020
Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Istiono, saat meninjau anjungan IT Road Safety Expo 2020

Korlantas Polri Optimalkan TI Demi Pelayanan Masyarakat

Teknologi teknologi cyber security
Mohammad Mamduh • 25 November 2020 09:59
Jakarta: Korlantas Polri menyelenggarakan IT Road Safety Expo 2020, mulai Selasa (24/11/2020), di Aula Djajoesman, Korlantas Polri, Jakarta yang dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Idham Azis melalui layar virtual.
 
IT Road Safety Expo 2020 perdana dengan tema “Standardisasi dan Integrasi Sistem TI Korlantas Polri” berlangsung selama tiga hari 24-26 November 2020 dan dilaksanakan dengan penerapan protokol Covid-19 ketat.
 
Melalui kegiatan ini, Korlantas Polri menampilkan pemanfaatan TI secara optimal untuk meningkatkan layanan yang prima kepada masyarakat.
 
“Perkembangan kehidupan masyarakat yang sangat cepat menjadikan permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan makin kompleks dan dinamis. Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas Indonesia, maka Polri melakukan upaya peningkatan dengan modernisasi sistem teknologi informasi secara berkelanjutan,” kata Kapolri Jenderal Pol. Drs Idham Azis.
 
“Saya mengucapkan terimakasih kepada Kakorlantas Polri dan seluruh pihak, semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar dalam mewujudkan institusi Polri yang semakin dicintai oleh masyarakat,” ujar Jenderal Pol. Drs Idham Azis, M.Si.
 
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Istiono juga menyampaikan bahwa pembangunan IT di road safety dalam bentuk back office, aplikasi, dan network yang berbasis kecerdasan buatan dan IoT merupakan langkah nyata Korlantas dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
 
“Tentunya ini mempermudah pelaksanaan tugas Korlantas. Dan program road safety policing ini disiapkan sebagai langkah terobosan kreatif penjabaran kebijakan Kapolri pada fungsi lalu lintas yang berbasis teknologi untuk terbangunnya big data dan one gate service,” ujar Istiono.
 
Kakorlantas ini demi mewujudkan pelayanan prima yang memenuhi standar: cepat, tepat, akurat, transparan, akuntabel, informatif, dan mudah diakses.
 
“Saya harapkan tahun depan pameran ini terus digelar dan dikembangkan. Hari ini kita laksanakan dengan protokol Covid yang ketat, dan mudah-mudahan tahun depan kami bisa melakukan pameran ini dengan maksimal karena IT perkembangannya sangat cepat.”
 
Dalam era transformasi digital saat ini, data sudah menjadi aset yang sangat penting dalam menjalankan kegiatan pelayanan kepada masyarakat. Data sangat penting untuk diolah menjadi informasi yang akurat. Dengan penggunaan teknologi digital, akan mampu digunakan untuk mengevaluasi kualitas layanan.
 
Menurutnya, penegakan hukum di bidang lalu lintas secara elektronik, memerlukan sistem yang terintegrasi. Sistem yang harus dibangun adalah dari sistem big data. Big data yang ada di sistem polisi lalu lintas akan dibangun melalui sistem ‘IT for road safety’. J
 
“Inilah perlunya IT Road Safety Expo 2020 digelar sebagai upaya mengintegrasikan sistem IT dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat, serta upaya meningkatkan kualitas, kecepatan, keakuratan dan akuntabilitas dalam pencegahan dan penanganan lakalantas,” ujarnya
 
Expo IT Road for Safety disemarakkan dengan berbagai kegiatan yang terkait dengan Road Safety: Pameran Virtual dan seminar IT secara daring, yang terkait dengan penggunaan TI untuk road safety (keamanan, keselamatan, dan kenyamanan berkendara/berlalu lintas) bersama pakar dan narasumber yang berlangsung dari 24-26 November 2020.
 
Acara lainnya dalam IT Road Safety Expo ini yaitu Sharing dari para Pembicara sebagai Implementator/TI di Korlantas Polri dan beberapa Vendor/Principal TI yang juga akan mendemostrasikan kemajuan teknologi TI yang terkait Road Safety.
 
Termasuk Korlantas Polri yang akan menampilkan layanan publik berbasis teknologi yang dimilikinya antara lain: IRSMS (International Road Mangement System), aplikasi untuk mengakses data kecelakaan di seluruh Indonesia yang dapat digunakan oleh instansi terkait untuk kepentingan evaluasi.
 
Lalu, Sistem e-TLE (Electronic Traffic Law Enforcement), digitalisasi proses tilang dengan memanfaatkan CCTV yang digunakan untuk mendeteksi berbagai jenis pelanggaran lalu lintas. Juga menyajikan data kendaraan pelanggar secara otomatis. Berikutnya, Smart Integrasi, Digitalisasi Safety Driving, dan SIM Online. Dan masih banyak lainnya yang juga ditampilkan.
 
Dalam kegiatan Expo juga akan menyampaikan hasil riset TARC (Traffic Accident Research Center) yang merupakan bagian penting untuk menganalisa kecelakaan yang dikembangkan menuju road safety research and development.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif