Dalam acara media yang digelar hari ini, Salesforce tidak hanya meluncurkan inovasi teknologi terbaru, tetapi juga memaparkan hasil penelitian terkini yang mengungkap dampak besar implementasi kecerdasan artifisial (AI) terhadap bisnis kecil dan menengah (Small and Medium Business/SMB).
Penelitian: AI Tingkatkan Pendapatan SMB di Indonesia
Penelitian Small & Medium Business Trends yang dirilis Salesforce menyoroti bagaimana pelaku SMB secara global memanfaatkan AI untuk mendorong pertumbuhan. Survei ini melibatkan 3.350 pemimpin SMB dari 26 negara, termasuk 150 pemimpin bisnis di Indonesia. Hasilnya mencatat 97% SMB di Indonesia mengakui bahwa implementasi AI telah membantu meningkatkan pendapatan mereka secara signifikan.Secara global, 75% SMB telah mengadopsi atau bereksperimen dengan teknologi AI. Di Indonesia, 77% pelaku SMB melaporkan hal serupa, dengan kasus penggunaan utama mencakup mesin pencarian berbasis teks, optimalisasi kampanye pemasaran, dan rekomendasi otomatis untuk pelanggan.
Namun, penelitian juga menunjukkan tantangan yang dihadapi SMB dalam adopsi teknologi canggih ini. Sebanyak 77% pemimpin SMB di Indonesia menyatakan kesulitan mengikuti perkembangan teknologi, sementara 29% mengaku tidak memiliki cukup waktu untuk memahami semua solusi teknologi yang digunakan. Meski begitu, 92% dari mereka menyatakan bahwa peningkatan kualitas data melalui AI berdampak positif pada pendapatan bisnis mereka.
Agentforce 2.0: Solusi Baru untuk Masa Depan Digital
Salesforce juga memperkenalkan Agentforce 2.0, platform tenaga kerja digital pertama yang memungkinkan bisnis menciptakan agen AI otonom. Teknologi ini dirancang untuk membantu SMB mengatasi keterbatasan sumber daya dengan mendukung tenaga kerja tanpa batas. Agentforce 2.0 memungkinkan integrasi AI dengan alur kerja yang cepat, memberikan peluang bagi SMB untuk meningkatkan efisiensi operasional dan bersaing dengan perusahaan besar.“Dengan Agentforce 2.0, pelaku usaha kini dapat berkolaborasi langsung dengan agen AI untuk menyelesaikan tugas-tugas kompleks, memungkinkan mereka fokus pada strategi pertumbuhan,” ujar Iman Muhammad, Country Leader Salesforce Indonesia.
Kepercayaan dan Etika dalam Era AI
Salesforce juga menekankan pentingnya kepercayaan dalam penerapan teknologi AI. Dengan arsitektur keamanan Einstein Trust Layer, pelanggan dapat memanfaatkan AI generatif tanpa mengorbankan keamanan data dan privasi.“Kepercayaan adalah nilai utama Salesforce. Kami memastikan bahwa teknologi ini tidak hanya aman tetapi juga digunakan secara etis, sesuai dengan kebutuhan pelanggan,” tambah Iman Muhammad.
Mendukung Masa Depan Digital Indonesia
Selain memperkenalkan teknologi baru, Salesforce berkomitmen mendukung transformasi digital di Indonesia dengan melatih 100.000 anak muda pada 2026 melalui platform pembelajaran online Trailhead. Platform ini memungkinkan siapa saja mempelajari keterampilan digital yang relevan untuk pasar kerja saat ini.Dengan kombinasi inovasi teknologi, program edukasi, dan komitmen terhadap kepercayaan, Salesforce terus membuka peluang bagi SMB di Indonesia untuk beradaptasi dan tumbuh di era digital yang semakin kompleks.
“Kami percaya Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam transformasi digital global, dan kami siap menjadi mitra terpercaya dalam perjalanan ini,” tutup Iman Muhammad.
(Agapytus Edvaldo Sugiharto)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda