Qualcomm secara diam-diam memperluas lini chipset flagship Snapdragon 8 Gen 3 dengan meluncurkan dua varian baru.
Qualcomm secara diam-diam memperluas lini chipset flagship Snapdragon 8 Gen 3 dengan meluncurkan dua varian baru.

Qualcomm Punya Varian Baru Snapdragon 8 Gen 3, Konfigurasi Hexa-Core

Lufthi Anggraeni • 08 Juli 2025 08:52
Jakarta: Qualcomm secara diam-diam memperluas lini chipset flagship Snapdragon 8 Gen 3 dengan meluncurkan dua varian baru, berbeda dari model sebelumnya. Kedua chipset baru ini, berkode SM8650-Q-AA dan SM8650-Q-AB, mengusung konfigurasi CPU hexa-core.
 
Mengutip GSM Arena, dua chipset baru ini berbeda model sebelumnya, sebab Snapdragon 8 Gen 3 selalu hadir dengan arsitektur octa-core. Varian baru ini merupakan versi binned dari chipset asli, artinya berasal dari chipset yang sama namun dengan dua inti CPU yang dinonaktifkan.
 
Hal ini memungkinkan Qualcomm untuk menawarkan fleksibilitas arsitektur pada lini chipset flagship mereka, dapat digunakan pada perangkat yang membutuhkan efisiensi daya lebih baik atau segmentasi harga lebih terjangkau, namun tetap mengusung performa flagship.

Kedua varian hexa-core ini memiliki konfigurasi CPU, terdiri dari satu inti prime Cortex-X4, empat inti Cortex-A720, dan satu inti Cortex-A520. Perbedaan utama antara keduanya terletak pada kecepatan inti prime Cortex-X4.
 
SM8650-Q-AA dilaporkan memiliki inti prime Cortex-X4 yang berjalan pada 3.3GHz, sedangkan SM8650-Q-AB hadir dengan inti prime Cortex-X4 yang sedikit di-underclock pada 3.0GHz. Kedua varian baru ini tetap menggunakan GPU Adreno 750 serupa versi octa-core aslinya, dan keduanya diproduksi dengan proses 4nm.
 
Daftar Geekbench terbaru untuk tablet Lenovo generasi mendatang, dengan kode TB710FU, memberikan bocoran konfigurasi CPU dari Snapdragon 8 Gen 3 SM8650-Q-AB yang di-underclock. Tablet tersebut menggunakan kode nama Pineapple, umumnya diasosiasikan dengan Snapdragon 8 Gen 3.
 
Kedua model baru ini bergabung dengan Snapdragon 8 Gen 3 reguler, dinilai sejumlah pihak menjadi kekuatan sebagian besar ponsel Android flagship tahun 2024, serta versi 8 Gen 3 for Galaxy/Leading menawarkan inti prime Cortex-X4 dengan overclock.
 
Qualcomm juga memiliki versi Snapdragon 8 Gen 3 lain yang di-underclock (SM8650-AA), yang ditemukan pada perangkat seperti Honor 400 Pro. Langkah Qualcomm ini dapat menjadi cara untuk menawarkan lebih banyak pilihan kepada produsen perangkat, memungkinkan mereka untuk mengoptimalkan kinerja dan biaya sesuai kebutuhan produk spesifik.
 
Hal ini juga menunjukkan upaya Qualcomm untuk menghadirkan solusi chipset adaptif terhadap kebutuhan pasar dan perkembangan teknologi perangkat mobile yang semakin pesat.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA