MIcrosoft HoloLens 2.
MIcrosoft HoloLens 2.

Microsoft Build 2019

3 Hal yang Microsoft Coba Perbaiki pada HoloLens 2

Teknologi microsoft Microsoft Build
Ellavie Ichlasa Amalia • 09 Mei 2019 16:35
Seattle:Microsoft meluncurkan generasi kedua dari HoloLens pada akhir Februari lalu. Dalam konferensi developer Build, Medcom.id mendapatkan kesempatan untuk wawancara dengan Matt Fleckenstein, Senior Director, Mixed Reality, Microsoft.
 
Fleckenstein menjelaskan pembaruan yang Microsoft lakukan pada HoloLens 2 jika dibandingkan dengan pendahulunya. "Pertama, bagaimana kita bisa membuat pengalaman HoloLens menjadi terasa lebih nyata," katanya.
 
Berbeda dengan teknologi Virtual Reality yang akan membawa penggunanya untuk masuk ke dunia digital, teknologi Augmented Reality pada HoloLens seolah menampilkan satu lapisan digital pada dunia nyata. Dan lapisan itu biasanya, terlihat tidak natural. Ini adalah salah satu hal yang Microsoft coba perbaiki dalam HoloLens 2.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk membuat pengalaman penggunaan HoloLens 2 menjadi lebih nyata, Microsoft memperluas field of view dari headset itu.
 
Fleckenstein menjelaskan, alasan mengapa Microsoft membatasi FOV pada HoloLens pertama adalah karena semakin luas FOV, semakin banyak piksel yang perlu diproses, yang berarti semakin besar daya komputasi yang diperlukan untuk memproses piksel.
 
"Kami berusaha untuk meningkatkan luas field of view dan mempertahankan kepadanta pixel," katanya. "Kami juga mencoba untuk membuat interaksi dengan hologram bisa dilakukan dengan lebih baik."
 
Sekarang, pengguna HoloLens dapat berinteraksi dengan hologram dengan cara yang lebih natural. Misalnya, pengguna bisa mengambil objek yang ada di depannya, dan melakukan memperbesar atau memperkecil gambar.
 
"Dua, ergonomis. HoloLens 2 lebih nyaman untuk digunakan, bisa digunakan lebih lama," kata Fleckenstein.
 
Dia mengatakan, orang-orang yang pernah menggunakan HoloLens generasi pertama dan kedua mengatakan bahwa generasi kedua lebih ringan. Padahal, dia mengungkap, keduanya memiliki bobot yang sama. Hanya saja, HoloLens 2 memiliki distribusi bobot yang lebih baik.
 
Perubahan lain yang Microsoft lakukan dan terbukti populer adalah visor yang bisa diangkat. Tujuannya adalah agar pengguna bisa melihat lawan bicara ketika dia tengah menggunakan HoloLens. Dengan begitu, dia tidak harus melepaskannya ketika hendak berbicara.
 
Terakhir, Microsoft berusaha untuk membuat pengguna baru bisa beradaptasi menggunakan HoloLens dengan lebih cepat.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif