Tumblr Dihapus dari App Store, Ada Apa?

Lufthi Anggraeni 19 November 2018 15:04 WIB
appletumblr
Tumblr Dihapus dari App Store, Ada Apa?
Tumblr dilaporkan menghilang dari Apple App Store, dan pengguna tidak dapat mengakses Safe Mode.
Jakarta: Situs jejaring sosial dan micro-blogging, Tumblr, dilaporkan menghilang dari Apple App Store. Pada situs resminya, Tumblr mengunggah pernyataannya terkait dengan permasalahan yang dihadapi pengguna pada aplikasinya.

Tumblr menyebut bahwa perusahaannya berharap dapat kembali beroperasi dalam waktu dekat. Sementara itu, informasi terbaru menyebut bahwa Tumblr masih mencoba menyelesaikan permasalahan tersebut.

Masih belum tersedia informasi terkait menghilangnya aplikasi atas keputusan Tumblr atau secara sengaja dihapus Apple karena alasan tertentu.


Namun, spekulasi yang berkembang menyebut konten tidak pantas yang muncul di aplikasi, menjadi penyebab Tumblr terpaksa harus menghilang dari toko aplikasi Apple tersebut.

Menurut PiunikaWeb, pengguna Tumblr versi iOS tidak dapat melakukan pencarian saat Safe Mode nonaktif. Sementara itu, sejumlah pengguna mengaku melakukan uninstall pada aplikasi ini, dengan tujuan untuk menginstal kembali namun tidak dapat menemukan aplikasi di App Store.

Selain itu, sejumlah pengguna aplikasi versi iOS juga mengaku mengunjungi halaman pembelian sehingga dapat menginstal kembali aplikasi Tumblr pada iPhone atau iPad mereka. Melalui pernyataan resminya, Tumblr meminta pengguna bersabar hingga mereka dapat menyelesaikan permasalahan tersebut.

Sementara itu jika aplikasi dihapus oleh Apple, maka Tumblr bukanlah yang pertama kali mengalaminya. Pada bulan Februari lalu, Apple menghapus aplikasi pesan instan Telegram dari App Store, setelah menerima keluhan terkait konten tidak pantas yang terdistribusi di aplikasi.

Penghapusan aplikasi Tumblr dari App Store tidak berdampak pada aplikasi jejaring sosial tersebut pada platform Android. Aplikasi versi sistem operasi karya Google ini masih dapat ditemukan pada toko aplikasi Google, Play Store.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.