CEO Xiaomi, Lei Jun. (StraitTimes)
CEO Xiaomi, Lei Jun. (StraitTimes)

Apa Alasan Xiaomi Pisahkan Redmi?

Teknologi teknologi gadget xiaomi
Cahyandaru Kuncorojati • 06 Januari 2019 10:00
Jakarta: Seri Redmi bakal dipisah dari Xiaomi, yang artinya Xiaomi setidaknya punya lebih dari satu merek.

Kabar ini hanya diterima lewat pengumuman di situs Xiaomi jelang peluncuran merek smartphone Redmi yang bakal resmi diperkenalkan pada 10 Januari 2019 nanti. Pendiri Xiaomi sekaligus CEO Xiaomi, Lei Jun disebut sudah membeberkan alasannya lewat akun Weibo.

Dikutip dari Gizmo China, Jun menyebutkan bahwa dia ingin Xiaomi bisa mengembangkan bisnisnya sekaligus lebih fokus dalam menyediakan pilihan produk untuk segmen pasar yang berbeda-beda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Seperti yang sudah Medcom.id prediksi, Jun menyatakan bahwa merek Redmi bakal fokus untuk perangkat value-for-money atau smartphone yang dibanderol harga terjangkau tapi spesifikasinya lumayan. Kesan yang sudah ditangkap sejak lama dari smartphone seri Xiaomi Redmi. Jun juga menambahkan bahwa brand Redmi bakal fokus ke penjualan lewat e-commerce. Sementara seri Mi ditujukan ke ritel. Jun juga menyebutkan bahwa seri Mi dari Xiaomi bakal ke segmen premium.

Sementara Pocophone sudah jelas untuk menyediakan spesifikasi premiun atau tertinggi di pasar dengan harga terjangkau.

Misalnya Pocophone F1 menggunakan prosesor tertinggi, tapi memberikan fitur dan tampilan lebih sederhana untuk memotong harganya. Medcom.id juga pernah mengulas smartphone Pocophone F1.

Lei Jun juga menuturkan bahwa flasgship pertama dari merek Redmi akan dibanderol CNY2.999 atau senilai USD440 (sekitar Rp6 juta) dengan berbekal kamera 48MP.

Berdasarkan deretan produk Xiaomi Redmi di Indonesia, selama ini harga tersebut tergolong smartphone mid-high. 


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi