Xiaomi memastikan debut perdana di IFA 2026 dan menegaskan komitmen jangka panjang di Eropa lewat investasi AI serta ekosistem Human × Car × Home.
Xiaomi memastikan debut perdana di IFA 2026 dan menegaskan komitmen jangka panjang di Eropa lewat investasi AI serta ekosistem Human × Car × Home.

Xiaomi Pastikan Ikut IFA 2026, Ekspansi AI dan Ekosistem Pintar di Eropa

Lufthi Anggraeni • 11 Juli 2026 08:50
Ringkasnya gini..
  • Xiaomi memastikan debut perdana di IFA 2026 dan menegaskan komitmen jangka panjang di pasar Eropa.
  • Perusahaan menyiapkan investasi AI EUR7,4 miliar hingga 2028 dan lebih dari EUR24 miliar untuk R&D hingga tahun 2030.
  • IFA 2026 akan menjadi panggung demonstrasi ekosistem Human × Car × Home serta peluncuran produk baru di Eropa.
Jakarta: Xiaomi menegaskan komitmen jangka panjangnya terhadap pasar Eropa dengan memastikan kehadiran perdana perusahaannya di ajang IFA 2026 yang akan berlangsung di Berlin, Jerman, pada September mendatang.
 
Kepastian tersebut disampaikan saat Xiaomi menghadiri acara IFA Kick-Off di Berlin pada tanggal 30 Juni 2026. Dalam kesempatan itu, Xiaomi juga mengungkapkan rencana investasi sebesar EUR7,4 miliar atau sekitar Rp151,6 triliun untuk riset dan pengembangan (R&D) berbasis kecerdasan buatan (AI) selama periode tahun 2026 hingga tahun 2028.
 
Xiaomi menempatkan Eropa sebagai salah satu pusat inovasi global atau global innovation hub dalam strategi pengembangan teknologi AI mereka. Xiaomi menyatakan kehadirannya di IFA 2026 bukan sekadar berpartisipasi sebagai peserta pameran.

Perusahaan asal Tiongkok itu akan memanfaatkan ajang tersebut untuk memperlihatkan secara langsung bagaimana ekosistem pintar Human × Car × Home bekerja secara terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari.
 
Selain itu, Xiaomi juga mengisyaratkan akan membawa sejumlah pengumuman dan peluncuran penting yang baru akan diungkap saat pameran berlangsung pada bulan September mendatang. PR Director Western Europe Xiaomi Group, Zeng Hua, mengatakan Eropa bukan hanya pasar bagi Xiaomi.
 
Bagi Xiaomi, Eropa juga merupakan kawasan tempat perusahaan mendengarkan kebutuhan pengguna, belajar, dan bertumbuh bersama. Menurutnya, debut Xiaomi di IFA menjadi tonggak penting dalam perjalanan perusahaan di Eropa.
 
Melalui ajang tersebut, Xiaomi ingin menunjukkan bagaimana ekosistem Human × Car × Home mampu membawa teknologi AI melampaui fungsi perangkat individual dan mengintegrasikannya ke dalam berbagai aktivitas sehari-hari. 
 
Sebagai salah satu pusat inovasi global untuk industri teknologi konsumen, desain industri, otomotif, hingga smart home, Eropa memiliki posisi strategis dalam rencana globalisasi Xiaomi. Untuk memperkuat posisinya di kawasan tersebut, Xiaomi memproyeksikan total investasi R&D sepanjang tahun 2026 hingga tahun 2030 mencapai lebih dari EUR24 miliar atau sekitar Rp491,5 triliun.
 
Dana tersebut akan dialokasikan untuk pengembangan AI, kendaraan listrik (EV), robotika, sistem operasi, dan berbagai teknologi dasar lainnya. Sebagai bagian dari strategi tersebut, Xiaomi terus memperluas jaringan pusat riset dan pengembangan di Eropa dengan melibatkan talenta lokal serta memperkuat kolaborasi bersama berbagai mitra strategis di kawasan itu.
 
Langkah ini dilakukan agar produk, teknologi, dan ekosistem Xiaomi semakin relevan dengan kebutuhan serta kebiasaan pengguna di pasar Eropa. Menjelang penyelenggaraan IFA 2026, Xiaomi juga memberikan gambaran mengenai pengalaman yang akan ditampilkan kepada pengunjung. 
Xiaomi akan memperlihatkan bahwa AI tidak hanya hadir di dalam perangkat, tetapi juga menghubungkan perangkat pribadi, hunian pintar, dan sistem mobilitas pintar atau smart mobility menjadi satu ekosistem yang saling terintegrasi.
 
Kendati belum mengungkap produk yang akan diperkenalkan, Xiaomi memastikan bahwa IFA 2026 akan menjadi panggung peluncuran perdana sejumlah produk ekosistemnya untuk pasar Eropa. Informasi mengenai agenda pameran, eksibisi, hingga pengumuman utama akan disampaikan secara bertahap menjelang acara berlangsung. 
 
Xiaomi juga memaparkan perkembangan ekosistem AI yang dimilikinya. Hingga kuartal pertama (Q1) 2026, ekosistem AI Xiaomi telah menghubungkan lebih dari 1,1 miliar perangkat di seluruh dunia, mencakup lebih dari 200 kategori produk, dari perangkat kesehatan, alat pembersih, hiburan, mobilitas, hingga perlengkapan rumah tangga. 
 
Menurut Xiaomi, IFA 2026 akan menjadi momentum interaksi terbesar perusahaan bersama media dan mitra bisnis di Eropa sekaligus menandai babak baru dalam pengembangan ekosistem pintar globalnya. Xiaomi juga memastikan informasi lanjutan mengenai kehadirannya di IFA akan diumumkan langsung dari Berlin menjelang bulan September 2026. 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA