Samsung meluncurkan Galaxy Card, kartu kredit pertama hasil kolaborasi dengan Barclays.
Samsung meluncurkan Galaxy Card, kartu kredit pertama hasil kolaborasi dengan Barclays.

Samsung Galaxy Card, Kartu Kredit Pertama untuk Pengguna Galaxy

Lufthi Anggraeni • 21 Juli 2026 11:21
Ringkasnya gini..
  • Samsung meluncurkan Galaxy Card, kartu kredit pertama di AS hasil kerja sama dengan Barclays dan jaringan Visa.
  • Galaxy Card terintegrasi dengan Samsung Wallet serta menawarkan cashback hingga 5% untuk pembelian produk Samsung.
  • Peluncuran ini memperkuat ekosistem Galaxy dan menandai ekspansi Samsung ke layanan finansial digital.
Jakarta: Samsung resmi memperluas ekosistem layanannya dengan meluncurkan Galaxy Card, kartu kredit co-branded pertama perusahaan di Amerika Serikat. Pengumuman ini dilakukan menjelang acara Galaxy Unpacked, menandai langkah baru Samsung dalam mengintegrasikan perangkat, dompet digital, dan layanan keuangan ke dalam satu ekosistem.
 
Mengutip Digital Trends, Galaxy Card diterbitkan melalui kerja sama dengan Barclays dan menggunakan jaringan pembayaran Visa. Kehadirannya membuat Samsung mengikuti jejak Apple, yang lebih dulu meluncurkan Apple Card pada tahun 2019 sebagai bagian dari strategi memperkuat layanan finansial di dalam ekosistem produknya.
 
Galaxy Card dirancang agar terhubung secara langsung dengan Samsung Wallet. Pengguna dapat mengaktifkan kartu dalam bentuk digital untuk melakukan pembayaran melalui smartphone Galaxy, sementara versi fisiknya juga tetap tersedia untuk transaksi menggunakan jaringan Visa di berbagai merchant.

Samsung menyebut integrasi ini bertujuan menghadirkan pengalaman pembayaran lebih praktis sekaligus memperluas fungsi Samsung Wallet sebagai pusat layanan keuangan digital. Seluruh aktivitas transaksi, pengelolaan kartu, hingga pemantauan hadiah dapat dilakukan melalui aplikasi tersebut.
 
Kendati Samsung Wallet hanya tersedia pada perangkat Galaxy, kartu fisik Galaxy Card tetap dapat digunakan seperti kartu kredit Visa pada umumnya. Pengguna juga dapat mengakses akun mereka melalui portal online yang disediakan Barclays.
 
Samsung membekali Galaxy Card dengan sejumlah program cashback yang ditujukan untuk menarik pengguna perangkat Galaxy. Beberapa keuntungan utama yang ditawarkan termasuk cashback 5% untuk pembelian produk Samsung.
 
Keuntungan utama lainnya yaitu cashback 3% untuk transaksi menggunakan Samsung Wallet, cashback 2% untuk layanan berlangganan streaming yang memenuhi syarat, dan cashback 1% untuk seluruh transaksi lainnya.
 
Selain cashback, pengguna baru juga berkesempatan memperoleh bonus pendaftaran hingga USD200 (Rp3,9 juta) apabila memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Samsung turut menawarkan potongan harga untuk layanan Samsung VIP Advantage serta membebaskan biaya transaksi luar negeri atau foreign transaction fee.
 
Dengan demikian, kartu ini dapat digunakan saat bepergian ke luar negeri tanpa dikenai biaya tambahan. Hadiah yang diperoleh dapat ditukarkan dalam bentuk kredit tagihan atau statement credit, maupun opsi penukaran lain yang tersedia melalui Barclays.
 
Peluncuran Galaxy Card menunjukkan bahwa Samsung tidak lagi hanya berfokus pada perangkat keras seperti smartphone, tablet, dan wearable. Samsung kini mulai memperluas bisnis ke sektor layanan finansial, mengikuti tren perusahaan teknologi besar yang berupaya membangun ekosistem digital lebih lengkap.
 
Menurut Samsung, kerja sama dengan Barclays menjadi fondasi awal untuk menghadirkan pengalaman finansial digital lebih terintegrasi bagi pengguna Galaxy. Samsung juga mengisyaratkan peluang menghadirkan layanan keuangan lain pada masa mendatang sebagai bagian dari pengembangan ekosistem Galaxy.
 
Doug Villone, Head of U.S. Cards and Partnerships Barclays, mengatakan kolaborasi tersebut bertujuan menghadirkan pengalaman finansial lebih mulus di era layanan digital berbasis perangkat seluler. Sementara itu, Samsung menilai basis pengguna Galaxy yang sangat besar menjadi modal penting untuk mengembangkan layanan finansial.
 
Perusahaan asal Korea Selatan ini menyebut sekitar 70% rumah tangga di Amerika Serikat memiliki setidaknya satu produk Samsung, sehingga terdapat peluang besar untuk memperluas adopsi Galaxy Card.
 
Hadirnya Galaxy Card membuat persaingan di sektor layanan finansial digital semakin menarik. Apple sebelumnya lebih dulu menghadirkan Apple Card yang terintegrasi dengan Apple Wallet dan menawarkan berbagai manfaat bagi pengguna iPhone.
 
Samsung mengadopsi pendekatan serupa dengan mengaitkan kartu kredit ke dalam Samsung Wallet agar pengguna semakin terikat dengan ekosistem Galaxy. Melalui strategi ini, perusahaan berharap pengguna tidak hanya membeli perangkat Samsung, tetapi juga memanfaatkan layanan digital lain yang disediakan.
 
Meski demikian, sejumlah analis menilai struktur cashback Galaxy Card masih tergolong konservatif dibandingkan dengan beberapa kartu kredit premium yang telah beredar di pasar Amerika Serikat.
 
Daya tarik utamanya justru terletak pada integrasi yang erat dengan perangkat Galaxy, bukan semata-mata besarnya nilai hadiah yang diberikan. Pengumuman Galaxy Card dilakukan hanya beberapa hari sebelum Samsung menggelar acara Galaxy Unpacked musim panas 2026 di London. 
 
Dalam acara tersebut, Samsung diperkirakan memperkenalkan sejumlah perangkat baru, termasuk generasi terbaru smartphone layar lipat Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip serta perangkat wearable terbaru. Momentum peluncuran Galaxy Card dinilai bukan kebetulan.
 
Dengan memperkenalkan layanan finansial menjelang peluncuran perangkat baru, Samsung berupaya menunjukkan bahwa ekosistem Galaxy kini tidak hanya mencakup smartphone dan aksesori, tetapi juga layanan pembayaran dan keuangan digital.
 
Strategi tersebut mencerminkan arah industri teknologi saat ini, saat perusahaan besar berlomba membangun ekosistem terpadu agar pengguna tetap berada dalam layanan mereka untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, dari komunikasi, hiburan, produktivitas, hingga transaksi keuangan. 
 
Bagi Samsung, Galaxy Card menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat loyalitas pengguna sekaligus membuka sumber pendapatan baru di luar penjualan perangkat keras.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA