Ilustrasi: Nutanix
Ilustrasi: Nutanix

Tantangan Infrastruktur dan Ancaman Shadow AI Bayangi Modernisasi Sektor Publik

Mohamad Mamduh • 24 Juli 2026 13:35
Ringkasnya gini..
  • AI telah menjadi motor penggerak baru dalam efisiensi pelayanan masyarakat.
  • ​Teknologi container diyakini mampu mendongkrak kecepatan, skalabilitas, dan keamanan workload AI mereka.
Jakarta: Upaya modernisasi di sektor publik kini tengah menghadapi momentum krusial seiring dengan semakin masifnya integrasi kecerdasan buatan (AI) ke dalam operasional lembaga pemerintahan dan institusi pendidikan.
 
Mulai dari penentuan kelayakan penerima manfaat bantuan sosial hingga sistem deteksi fraud (kecurangan), AI telah menjadi motor penggerak baru dalam efisiensi pelayanan masyarakat.
 
Meski demikian, gelombang adopsi teknologi cerdas ini tidak berjalan tanpa hambatan. Riset tahunan Enterprise Cloud Index (ECI) kedelapan edisi public sector yang dirilis oleh Nutanix, pemimpin pasar komputasi hybrid multicloud, menyoroti kesenjangan besar antara ambisi teknologi dan kesiapan infrastruktur fundamental di instansi publik.
 

Kesiapan Infrastruktur yang Masih Minim

Salah satu temuan paling mengejutkan dari laporan global ini adalah fakta bahwa 73% infrastruktur TI di sektor publik saat ini dinilai belum siap untuk menjalankan beban kerja (workload) AI yang kompleks di lingkungan on-premises.

Mayoritas organisasi masih harus bergelut mengelola warisan sistem on-premises lama dan private cloud secara bersamaan. Proses migrasi ke infrastruktur cloud modern yang berjalan tanpa didukung sistem kontrol terpadu kian memperumit arsitektur TI yang ada.
 
Kondisi infrastruktur yang belum merata ini menciptakan hambatan serius bagi para pemimpin IT untuk memenuhi mandat ganda mereka: meningkatkan pencapaian instansi sekaligus melindungi kedaulatan serta keamanan data publik.
 

Ancaman Nyata Shadow AI

Selain masalah infrastruktur, tata kelola juga menjadi isu yang sangat mendesak. Adanya ego sektoral atau sekat-sekat (silos) di dalam organisasi memicu munculnya shadow AI—yaitu penggunaan aplikasi atau tools AI oleh karyawan secara mandiri tanpa verifikasi dan pengawasan resmi dari departemen IT.
 
Laporan Nutanix mengungkapkan bahwa 91% pemimpin IT di instansi pemerintahan dan pendidikan sepakat bahwa penggunaan AI yang tidak terverifikasi ini membawa risiko fatal terhadap keamanan data dan keberhasilan misi instansi.
 
Daryush Ashjari, Chief Technology Officer dan Vice President of Solution Engineering APJ Nutanix, menekankan bahwa fokus utama organisasi di kawasan Asia-Pasifik dan Jepang kini telah bergeser dari sekadar ambisi mengadopsi AI menjadi kesiapan operasional yang matang.
 
"Organisasi yang berhasil melangkah maju adalah mereka yang tidak lagi mengejar setiap kemampuan baru AI secara terpisah, melainkan berfokus pada penguatan fondasi infrastrukturnya," ujar Daryush.
 
Ia menambahkan bahwa arsitektur yang aman dan berbasis kontainer merupakan pagar keamanan esensial demi menjaga kepercayaan publik seiring makin terintegrasinya AI dalam layanan masyarakat.
 

Aplikasi Berbasis Kontainer Jadi Solusi Masa Depan

Sebagai langkah mitigasi terhadap kompleksitas infrastruktur dan ancaman keamanan, para pemimpin teknologi di sektor publik kini menaruh harapan besar pada teknologi kontainerisasi aplikasi (containerization).
 
Teknologi ini diyakini mampu mendongkrak kecepatan, skalabilitas, dan keamanan workload AI mereka. Survei mencatat bahwa 87% pemimpin teknologi di sektor publik memperkirakan ketergantungan mereka pada kontainerisasi akan terus meningkat dalam tiga tahun ke depan.
 
Riset ECI adalah studi global yang menjadi acuan ini dilakukan pada November 2025 oleh Wakefield Research dengan melibatkan 1.600 eksekutif di bidang cloud, IT, dan engineering dari berbagai negara, seperti Singapura, Jepang, India, Australia, Amerika Serikat, dan Inggris.
 
Dataset khusus sektor publik ini merangkum suara dari para pengambil keputusan di pemerintah federal/pusat, pemerintah daerah, hingga institusi pendidikan tinggi dan sekolah dasar/menengah.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA