Neneng Goenadi, Chief Executive Officer Grab Indonesia dalam gelaran Grab Business Forum 2026
Neneng Goenadi, Chief Executive Officer Grab Indonesia dalam gelaran Grab Business Forum 2026

Ekspansi Cerdas dan Kecepatan Eksekusi Jadi Kunci Daya Saing Korporasi 2026

Mohamad Mamduh • 11 Juni 2026 11:14
Ringkasnya gini..
  • Data menunjukkan bahwa 47% pemimpin bisnis di Asia Tenggara kini menjadikan inovasi sebagai penggerak utama pertumbuhan.
  • Peluang pertumbuhan tetap terbuka, namun dengan cara yang lebih cerdas melalui pemanfaatan teknologi.
  • Perusahaan kini dapat mengakses data emisi secara terukur untuk mendukung pelaporan ESG mereka.
Jakarta: Memasuki semester kedua tahun 2026, dunia usaha dihadapkan pada lanskap bisnis yang semakin kompleks akibat ketidakpastian geopolitik, fluktuasi harga energi, dan percepatan integrasi kecerdasan buatan (AI).
 
Menanggapi tantangan tersebut, Grab Indonesia menyelenggarakan Grab Business Forum 2026 dengan tema The Next Chapter: Scale Smarter, Execute Faster di Jakarta. Forum ini menjadi wadah bagi para pemimpin bisnis dan pembuat kebijakan untuk mendiskusikan strategi pertumbuhan yang cerdas, disiplin, dan siap dieksekusi.
 
Data menunjukkan bahwa 47% pemimpin bisnis di Asia Tenggara kini menjadikan inovasi sebagai penggerak utama pertumbuhan, sementara 56% CFO memprioritaskan optimasi biaya. Meski adopsi AI meningkat pesat dengan 91% organisasi berencana meningkatkan investasi di bidang ini, hanya 25% yang melaporkan hasil investasi (ROI) yang sesuai harapan.

Hal ini diperparah oleh beban administratif yang masih menghambat produktivitas dan memperlambat eksekusi operasional. Ekonom senior sekaligus Menteri Keuangan periode 2013-2014, M. Chatib Basri, menekankan bahwa perusahaan tidak lagi bisa mengandalkan modal murah atau tenaga kerja murah.
 
"Pertumbuhan ke depan ditentukan oleh kemampuan meningkatkan produktivitas dan alokasi sumber daya secara presisi agar tetap adaptif tanpa kehilangan momentum," ungkapnya. Sejalan dengan itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, mengingatkan pentingnya kesiapan manusia dalam adopsi AI. Ia menekankan perlunya menjaga prinsip humans in the loop agar teknologi tetap relevan bagi kebutuhan bisnis dan pengambilan keputusan.
 
Neneng Goenadi, CEO Grab Indonesia, menyatakan bahwa peluang pertumbuhan tetap terbuka, namun dengan cara yang lebih cerdas melalui pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kontrol dan pengambilan keputusan berbasis data.
 
Sebagai solusi nyata, Grab For Business hadir untuk membantu perusahaan mengelola kebutuhan operasional harian seperti transportasi dan pengantaran secara otomatis. PLN Icon Plus, misalnya, telah merasakan manfaat nyata berupa efisiensi pengecekan laporan transaksi dari hitungan hari menjadi menit melalui platform ini.
 
Selain efisiensi, Grab juga mendukung target keberlanjutan korporasi melalui operasional lebih dari 14.000 armada kendaraan listrik. Dengan layanan GFB Sustainability Report, perusahaan kini dapat mengakses data emisi secara terukur untuk mendukung pelaporan ESG mereka. 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA