Tampilan aplikasi FlightRadar24.
Tampilan aplikasi FlightRadar24.

Bisa Pantau Pesawat AS Terbang ke Taiwan, Apa Itu Aplikasi FlightRadar24?

Cahyandaru Kuncorojati • 03 Agustus 2022 17:39
Jakarta: Nama aplikasi mobile bernama FlightRadar24 kembali dibicarakan setelah pesawat Amerika Serikat yang membawa Ketua DPR Nancy Pelosi terbang setelah singgah di Kuala Lumpur Malaysia dan melintasi Kalimantan serta Sulawesi menuju Taiwan.
 
Hal ini tidak terlepas dari kunjungan perwakilan Amerika Serikat tersebut ke Taiwan yang dituding Tiongkok memicu ketegangan politik. 
 
Sebagian dari Anda mungkin masih bingung apa itu FlightRadar24. Sesuai dengan namanya, FlightRadar24 adalah aplikasi yang bisa digunakan untuk menemukan informasi penerbangan sebuah pesawat secara real-time atau langsung di seluruh dunia.

Informasi penerbangan yang dirangkum sangat lengkap mulai dari pergerakan rute secara real-time nomor penerbangan, nomor lambung atau badan pesawat, ketinggian hingga jejak perjalanan atau singgah.
 
Di situs resminya, FlightRadar24 menjelaskan bahwa cara kerja mereka yang akurat mengandalkan teknologi dari Automatic Dependent Surveillance-broadcast (ADS-B), Multilateration (MLAT), dan Federal Aviation Administration (FAA).
 
ADS-B merupakan teknologi untuk menentukan posisi pesawat serta arah navigasinya dengan mengandalkan sinyal dari radio dan satelit. Hal ini membantu pesawat bisa dilacak oleh Air Traffic Control dan menghindari tabrakan.
 
Teknologi MLAT merupakan teknik navigasi yang mengukur jarak dari bandara keberangkatan hingga tujuan. Teknik pengukuran ini menggunakan dua garis kurva dari perkiraan jarak tadi dan titik silang yang diperoleh ditentukan sebagai posisi pesawat di radar.
 
Cara menggunakan aplikasi FlightRadar24 sangat mudah, Anda hanya memasukan nomor penerbangan pesawat di kolom pencarian. Hari ini FlightRadar24 merilis informasi yang mengejutkan dipicu oleh penerbangan pesawat Amerika Serikat ke Taiwan.
 
Di akun Twitter resmi @flightradar24 mereka mengklaim mencatat rekor pengguna tertinggi sepanjang sejarah aplikasi tersebut. Data yang dirilis menyebutkan ada 2,92 juta pengguna yang memantau pesawat Amerika Serikat tersebut dengan nomor SPAR19 sejak lepas landas dari Kuala Lumpur hingga mendarat di Taipei.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA