Black Shark 2 Pro
Black Shark 2 Pro

Black Shark 2 Pro, Berpotensi Tapi Diumumkan Seadanya

Teknologi games xiaomi black shark
Mohammad Mamduh • 05 September 2019 17:54
Kuala Lumpur: Black Shark 2 Pro resmi diumumkan kehadirannya untuk pasar Asia Tenggara.
 
Sebagai smartphone gaming yang menawarkan spesifikasi tinggi, Black Shark menargetkan konsumen yang sangat mengutamakan aktivitas gaming. Ini terbukti dari beberapa fitur tambahan yang ditopang oleh spesifikasi hardware kelas flagship.
 
Hal yang menjadi pertanyaan adalah seberapa serius Black Shark menggarap pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mereka menyatakan telah menggandeng beberapa e-commerce dari setiap negara dalam pemasarannya nanti. Untuk Indonesia, mereka bekerja sama dengan BliBli, Tokopedia, dan Bukalapak, saat produk telah tersedia.
 
Pertanyaan pertama yang diajukan oleh beberapa wartawan Indonesia dalam konferensi pers terbatas di Kuala Lumpur, Malaysia, adalah kapan Black Shark 2 Pro masuk ke Indonesia.
 
“Kita masih dalam proses penyelesaian TKDN, saya tidak bisa memberikan tanggal pasti. Tetapi maksimal satu bulan setelah acara ini,” kata VP Marketing Black Shark Global Yang Sun.
 
Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana Black Shark melihat pasar Indonesia. Yang Sun mengatakan Indonesia merupakan pasar yang penting.
 
Perkataan itu sama dengan vendor ponsel non-gaming lainnya, yang melihat Indonesia adalah pasar berkembang dengan jumlah konsumen terbesar di Asia Tenggara. Jika melihat jawaban terkait kepastian tanggal rilis, mereka melihat Indonesia, tapi tidak lebih menyeluruh.
 
Berikutnya adalah TKDN. Beberapa pemain smartphone yang sudah menancapkan kakinya di Indonesia mengikuti regulasi TKDN lewat investasi berupa hardware dan software. Black Shark menyebutkan saat ini mereka hanya memenuhi regulasi dari segi software. Tidak dijelaskan lebih jauh jenis aplikasi apa dan berapa banyak yang akan ditanam.
 
Harga juga menjadi hal yang cukup ambigu bagi Black Shark. Ini karena Yang Sun mengaku sedang mengkaji lebih jauh. “Ada beberapa aspek seperti pajak, tetapi nanti harganya akan tidak jauh dari versi Malaysia.”
 
Jika mengikuti harga Malaysia, Black Shark 2 Pro versi 8GB/256GB akan dipatok Rp10 juta. Harganya cukup menarik untuk konsumen yang gemar bermain game, punya uang, dan tidak terpaku dengan satu merek ponsel yang sudah lama mereka gunakan.
 
Hanya saja, mereka perlu memberikan informasi lebih banyak ke publik, mengingat Black Shark adalah pemain baru. Konsumen yang pernah mendengarnya, hanya paham bahwa itu adalah anak perusahaan anak Xiaomi yang khusus memproduksi smartphone gaming.
 
Keraguan terhadap keseriusan Black Shark di beberapa negara Asia Tenggara ini semakin menguat ketika kurangnya koordinasi panitia, sehingga rombongan wartawan Indonesia terlambat sekitar 20 menit tiba di tempat acara. Untuk acara Asia Tenggara dengan produk kelas atas, ini terlihat tak profesional.
 
Dari penjelasan di panggung, Black Shark 2 menjanjikan banyak kelebihan, dan sangat menonjolkan kemampuan gaming. Beberapa fitur yang dipasang membuatnya tidak kalah dengan pengalaman bermain game di laptop, tentunya sesuai dengan skala perangkat.
 
Sayangnya, tidak banyak demo yang diperlihatkan selain di panggung, sehingga pada saat itu wartawan tidak bisa merasakan langsung.
 
Apakah Black Shark 2 Pro akan diterima konsumen Asia Tenggara, termasuk Indonesia? Itu tergantung pada pihak produsen dalam mengemas pesan, serta memilih wadah mana yang cocok untuk menyampaikan pesan mereka.
 
Black Shark 2 Pro akan tersedia melalui e-commerce di beberapa negara, seperti Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Smartphone gaming ini punya dua pilihan warna: Shadow Black dan Iceberg Grey, dan hadir dalam versi 8GB/128GB di harga RM2.499 (Rp8,4 juta), versi 12GB/256GB RM2.999 (Rp10 juta).
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif