Masyarakat Bergantung pada Koneksi Internet Saat Berpergian

Lufthi Anggraeni 26 September 2018 17:54 WIB
kaspersky
Masyarakat Bergantung pada Koneksi Internet Saat Berpergian
Penelitian Kaspersky Lab menyebut sebagian besar masyarakat bergantung pada internet saat travelling.
Jakarta: Penelitian yang dilakukan Kaspersky Lab menyebut bahwa masyarakat bergantung pada koneksi internet saat bepergian. Sehingga ketika tidak terhubung dengan internet, masyarakat akan menjadi bingung dan kehilangan arah.

Penelitian tersebut turut menyebut sebanyak 17 persen responden mengalami masalah saat melakukan perjalanan akibat kehilangan konektivitas. Sementara itu, sebanyak 84 persen responden mengaku merasa tertekan ketika tidak bisa mengakses internet di lokasi yang tidak diketahui.

Sebanyak 39 persen responden penelitian ini mengaku khawatir mereka akan kehilangan konektivitas saat dalam perjalanan. Kaspersky menilai, ketergantungan pada koneksi internet tidak selalu menjadi hal buruk, karena internet memang memudahkan pengguna menemukan lokasi tujuan dan mencegahkan pengguna tersesat.


"Karena ketergantungan inilah, maka sebaiknya jangan membahayakan diri sendiri demi mendapatkan konektivitas saat keluar atau saat berada di tempat asing,” kata VP Product Marketing Kaspersky Lab, Dmitry Aleshin.

Ketergantungan ini turut mendorong meningkatnya kebutuhan akan solusi keamanan untuk membantu pengguna menghindari terjadinya masalah saat jauh dari rumah. Karena itulah, Kaspersky menawarkan solusi Security Cloud, berbekal fitur yang dapat disesuaikan dengan situasi pengguna.

Fitur tersebut termasuk Anti-Theft, yang dapat menghindari pencurian atau kehilangan perangkat di lokasi yang tidak dikenal. Fitur ini dapat mengunci dan membantu Anda menemukan perangkat dengan membunyikan alarm serta memotret pelaku pencurian.

Fitur lain yang ada yaitu Secure Connection, yang dapat mengirim data melalui saluran terenkripsi untuk menjamin keamanan data pribadi. Fitur ini juga bertugas membantu pengguna tetap aman dan terlindungi, bahkan saat ditempat asing atau menggunakan Wi-Fi tidak dikenal.

Melalui fitur Device Power Consumption, solusi Kaspersky diklaim dapat membantu mencegah terjadinya seusatu yang tidak diinginkan ketika pengguna tidak tahu lokasi tapi baterai hampir habis. Sedangkan fitur Device Power Consumption memungkinkan pengguna mengetahui daya baterai habis dan menghitung mundur sisa waktu.



(ELL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.