Ponsel Terjangkau Samsung Selanjutnya Pakai Pemindai Iris Mata

Lufthi Anggraeni 17 Juli 2018 08:24 WIB
samsung
Ponsel Terjangkau Samsung Selanjutnya Pakai Pemindai Iris Mata
Samsung dilaporkan berencana untuk membekali smartphone terjangkau dengan pemindai iris mata.
Jakarta: Samsung dikabarkan akan menggantikan teknologi pengenal iris mata dengan sensor pengenal wajah 3D lebih akurat. Namun, penggantian ini hanya akan memengaruhi smartphone kelas unggulan seperti Galaxy Note 9 dan Galaxy S10.

Samsung juga dikabarkan berencana menghadirkan teknologi pengenal iris mata pada perangkat versi terjangkau karyanya. Hal ini diprediksikan media di Korea Selatan akan terjadi pada akhir tahun 2018 atau awal tahun 2019.

Salah satu ponsel terjangkau Samsung yang akan berbekal sensor pemindai iris mata ini dikabarkan sebagai versi update dari Samsung Galaxy Grand Prime Plus. Versi awal dari model ini diluncurkan Samsung pada tahun 2016 lalu.


Namun, XDA Developers melaporkan bahwa Samsung tidak memiliki rencana untuk memperbarui model tersebut pada tahun ini. Sayangnya, tidak banyak informasi yang tersedia terkait dengan smartphone terbaru Samsung ini.

Samsung Galaxy Grand Prime Plus ini diperkirakan akan hadir dengan bekal layar berukuran 5,5 inci dan beresolusi qHD (540 x 950 piksel), kamera belakang 16MP, kamera depan 5MP, dan baterai berkapasitas 3.650 mAh.

Selain itu, smartphone ini diprediksi akan diluncurkan dengan menggunakan sistem operasi Android Oreo, dan bukan versi terbaru sistem operasi mobile Google, yaitu Android P.

Sebelumnya, Samsung dilaporkan akan meluncurkan perangkat wearable karyanya Gear S4 yang berubah nama menjadi Galaxy Watch, pada ajang IFA 2018 mendatang.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.