Google Jajal Aplikasi Podcast
Google dilaporkan tengah mengembangkan aplikasi podcast eksperimental bernama Shortwave.
Jakarta: Google Area 120 dilaporkan tengah mengembangkan aplikasi podcast eksperimental, meski belum lama ini merilis aplikasi bernama Google Podcast, pada dua bulan lalu. Juru bicara Google menyebut bahwa aplikasi ini bernama Shortwave.

Aplikasi ini disebut akan membantu pengguna untuk menemukan dan mengonsumsi audio berisi kata yang diucapkan dalam cara baru. Selain itu, dokumen pendaftaran merek dagang Shortwave juga menampilkan penjelasan terkait aplikasi ini.

Dokumen tersebut menjelaskan Shortwave sebagai aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk mencari, mengakses dan memutar file audio digital, dan berbagi tautannya file audio tersebut.


Secara singkat, aplikasi ini disebut berbeda sebagai aplikasi Podcast yang telah dirilis Google di Play Store.

Produk karya Area 120 ini diperkirakan tidak berhubungan dengan produk Google lainnya, dan Shortwave disebut sebagai eksperimen awal, sehingga tidak tersedia jaminan bahwa produk ini akan dirilis. Shortwave juga diperkirakan hanya akan menjadi versi iOS dari Google Podcast.

Sebab saat ini, Podcast hanya tersedia untuk perangkat bersistem operasi Android dan Google menyebut tidak memiliki rencana untuk menghadirkan aplikasi ini di platform lain. Jika Shortwave memiliki fitur baik, fitur tersebut diperkirakan juga akan dihadirkan pada Google Podcast.

Sebelumnya, Google mengumumkan bahwa fitur undo yang memungkinkan Anda untuk membatalkan pesan yang hendak Anda kirim atau menarik kembali pesan yang telah Anda kirim, kini telah tersedia untuk aplikasi Gmail di Android.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.