Grab mempersiapkan sistem keamanan lebih baik untuk mencegah tindak penipuan online dan offline.
Grab mempersiapkan sistem keamanan lebih baik untuk mencegah tindak penipuan online dan offline.

Grab Siapkan Sistem Pencegah Penipuan

Teknologi teknologi grab
Lufthi Anggraeni • 19 November 2020 13:58
Jakarta: Perkembangan teknologi berjalan beriringan dengan ancaman kejahatan siber yang mengintainya. Hal ini juga tidak terkecuali Grab sebagai penyedia layanan digital, salah satunya terkait transportasi.
 
“Beberapa tahun terakhir, Grab mendapatkan banyak serangan dari pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan celah untuk mencari keuntungan. Dan dalam beberapa tahun terakhir, Grab melihat beberapa jenis penipuan terbanyak melibatkan GPS palsu,” ujar Head of Technology, Integrity Group, Transport, and Patents Office Grab Wui Ngiap Foo.
 
Wui juga menyebut jenis penipuan lain yang paling banyak ditemukannya yaitu mitra pengemudi yang membuat banyak akun serta pembajakan akun lewat rekayasa sosial. Lebih lanjut Wui menjelaskan bahwa di berbagai negara, pihaknya harus menghadapi jaringan penipu canggih.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penipu tidak dielakan ikut berevolusi seiring dengan kemajuan teknologi, dan mencari cara baru untuk mengelabui korbannya. Karenanya, Grab mempersiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi hal ini, termasuk dengan edukasi, kolaborasi dengan badan penegak hukum dan memperketat di bidang teknologi.
 
Grab mengaku pihaknya memiliki daya lebih baik di bidang teknologi, karenanya Grab mempersiapkan sistem keamanan lebih baik, dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan Machine Learning (ML).
 
Dua teknologi ini ditujukan untuk mengatasi penipuan baik secara online maupun offline, dan digunakan dalam dua metode pendeteksi tindak penipuan di platform Grab. Metode tersebut memetakan perilaku pengguna dan mengkategorikannya ke dalam tindakan tidak sesuai atau standar.
 
Wui juga menyebut bahwa Grab akan memperkenalkan fitur baru sebagai bentuk upayanya dalam memudahkan proses otentikasi. Fitur baru ini tidak hanya akan diperkenalkan dalam platform versi aplikasi perangkat mobile, juga pada versi website dan desktop yang baru-baru ini dirambahnya.
 
Fitur untuk kemudahan otentikasi ini bertujuan agar platform tidak disalahgunakan oleh pelaku tindak penipuan, dan dijadwalkan akan meluncur pada kuartal pertama tahun 2021 mendatang. Fitur ini termasuk QR Code pada halaman transaksi di desktop, mengharuskan pengguna menggunakan aplikasi Grab untuk melakukan pemindaian.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif