Huawei mengklaim Kirin 980 lebih unggul dari Qualcomm Snapdragon 845 berkat proses fabrikasi 7nm.
Huawei mengklaim Kirin 980 lebih unggul dari Qualcomm Snapdragon 845 berkat proses fabrikasi 7nm.

Huawei Klaim Kirin 980 Lebih Unggul dari Snapdragon 845

Teknologi huawei
Lufthi Anggraeni • 21 September 2018 17:23
Jakarta: Resmi diumumkan di ajang IFA 2018 lalu di Berlin, Jerman, Huawei Kirin 980 diklaim sebagai chipset pertama yang menggunakan proses fabrikasi 7nm, sehingga mampu menampilkan performa lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.
 
Tidak hanya dari generasi sebelumnya, Huawei juga mengklaim chipset terbarunya ini lebih unggul dari Qualcomm Snapdragon 845. Sebab, proses fabrikasi 7nm ini disebut memungkinkan Huawei membenamkan transistor dalam jumlah lebih banyak.
 
"Tak cuma performa lebih baik dari Snapdragon 845, proses 7nm ini juga memungkinkan Kirin 980 menghadirkan efisiensi konsumsi daya baterai. Untuk efisiensi baterai, Kirin 980 lebih tinggi 32 persen dari Snapdragon 845," ujar Product Marketing Manager Huawei CBG Indonesia Advent Jose.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Huawei Kirin 980 juga diklaim mampu menyuguhkan performa lebih baik hingga 37 persen jika dibandingkan dengan Qualcomm Snapdragon 845. Hal ini cukup dapat dimaklumi, sebab Qualcomm Snapdragon 845 menggunakan fabrikasi 10nm.
 
Selain itu, Huawei Kirin 980 hadir dengan usungan konsep tiga kluster pada delapan core yang mendukungnya. Ketiga kluster ini digunakan untuk menangani aktivitas berbeda pada perangkat yang menggunakan chipset, dari aktivitas ringan hingga intens.
 
Tiga kluster ini terdiri dari dua core Cortex-A76 dengan kecepatan 2,6Hz, dua core Cortex-A76 dengan clock 1,92GHz, dan empat core Cortex-A55 1,8GHz. Advent menyontohkan, pada aktivitas ringan seperti memutar musik, Kirin 980 akan melimpahkan tugas tersebut kluster core terendah yaitu Cortex-A55.
 
Sementara itu, untuk tugas lebih berat seperti mengakses sosial media, Kirin 980 akan membebankannya pada core Cortex-A76 berkecepatan 1,92GHz. Sedangkan tugas berat seperti memainkan game PUBG akan dibebankan pada core Cortex-A76 yang didukung oleh GPU Turbo.
 
Huawei juga mengunggulkan dukungan Neural Processing Unit (NPU) ganda pada chipset ini, memungkinkannya mendukung teknologi kecerdasan buatan (AI) lebih baik.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif