Perkenalan aplikasi AtmaGo oleh Founder dan CEO Atma Connect, Meena Palaniappan (kiri)
Perkenalan aplikasi AtmaGo oleh Founder dan CEO Atma Connect, Meena Palaniappan (kiri)

AtmaGo Ingin Bantu Penanggulangan Bencana Alam via Digital

Teknologi teknologi aplikasi
Cahyandaru Kuncorojati • 17 Juli 2019 16:59
Jakarta: Qualcomm hari ini mengumumkan kehadiran program Qualcomm Wireless Reach. Progam ini adalah bentuk dukungan terhadap permasalahan sosial dan kemanusiaan dengan mengandalkan solusi digital.
 
Salah satu bentuk solusi tersebut adalah dengan memperkenalkan aplikasi bernama AtmaGo. Aplikasi buatan Atma Connect yang berbasis di California Amerika Serikat hadir di Indonesia sebagai aplikasi media sosial hyper local atau yang menyasar komunitas warga di lingkup lokasi tertentu.
 
Jadi, semua konten di dalamnya di dominasi oleh user generated content berisi informasi dukungan dan bantuan sosial.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, kali ini AtmaGo diperkenalkan mampu mendukung bantuan sosial untuk peristiwa bencana alam dengan menyediakan media komunikasi dan peringatan dini.
 
Founder dan CEO Atma Connect, Meena Palaniappan, yang berada di balik pembuatan AtmaGo menuturkan bahwa aplikasi media sosial yang berfokus gerakan sosial ini dikembangkan menjadi aplikasi yang ikut fokus ke penanggulangan bencana alam.
 
AtmaGo Ingin Bantu Penanggulangan Bencana Alam via Digital
 
"Saat terjadi sebuah bencana alam, komunikasi menjadi hal yang penting karena fasilitas ini biasanya tumbang saat setelah bencana. Namun informasi terkait bencana alam bisa disebar luaskan lebih awal untuk memberikan waktu bagi masyarakat atau pengguna menyelamatkan diri," tutur Meena.
 
Bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), nantinya semua data terkait kondisi alam dan potensi bencana alam akan dibagikan ke AtmaGo. Penggunanya akan menerima informasi peringatan bencana alam lebih dini.
 
Fungsi lain yang ditawarkan AtmaGo adalah kemampuan untuk melaporkan dan menghimpun bantuan di sekitar lokasi bencana alam. Konsep media sosial hyperlocal berbasis lokasi dan user generated content dapat dimanfaatkan pengguna untuk mengumumkan bantuan yang mereka butuhkan.
 
Pengguna lain yang membaca informasi tersebut, bisa merespons dengan menjalin komunikasi untuk memberikan bantuan yang mereka miliki. Meena menjamin bahwa aplikasi AtmaGo bisa digunakan oleh semua orang dan semua perangkat.
 
"AtmaGo hadir dalam bentuk aplikasi untuk smartphone dengan spesifikasi rendah dan bagi feature phone tersedia aplikasi berbasis web. Intinya, aplikasi ini dibuat untuk bisa digunakan dalam kondisi layanan komunikasi seminim mungkin," jelas Meena.
 
Aplikasi AtmaGo diklaim sudah hadir di 88 daerah se-Indonesia dan memiliki basis pengguna 2,5 juta. Aplikasi ini sudah digunakan oleh komunitas masyarakat di beberapa lokasi bencana alam seperti tsunami di Aceh dan gempa sekaligus tsunami di Palu dan Donggala.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif