HTC menghadirkan penerus perangkat entry-level Desire 12s, bertajuk Desire 19s.
HTC menghadirkan penerus perangkat entry-level Desire 12s, bertajuk Desire 19s.

HTC Luncurkan Ponsel Desire 19s, Pasang 3 Kamera

Teknologi teknologi gadget htc
Lufthi Anggraeni • 15 November 2019 09:51
Jakarta: Pada bulan Oktober lalu, HTC mengumumkan ponsel blockchain disebut sebagai Exodus 1s, dan kini perusahaan ini menghadirkan perangkat entry-level lebih tradisional lain, bertajuk Desire 19s.
 
Ponsel ini telah tersedia di negara asal HTC, Taiwan, dan menjadi penerus perangkat Desire sebelumnya, yaitu Desire 12s. Perangkat ini hadir dengan layar IPS 6,2 inci dengan resolusi HD+ dan rasio aspek 19:9.
 
Layar perangkat ini hadir dengan desain poni tetes air sebagai lokasi penyematan kamera depan 16MP. Bodi HTC Desire 19s juga hadir dengan paruh bawah bertekstur dan paruh atas mengkilat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada sudut kiri atas terdapat setup tiga kamera yang terdiri dari kamera utama 13MP F/1.9, lensa ultrawide 5MP F/2.2 dan lensa kedalaman 5MP. Menyoal spesifikasi, ponsel ini didukung oleh MediaTek Helio P22, didampingi oleh RAM 3GB dan ruang penyimpanan 32GB.
 
Ponsel ini juga dibekali dengan slot microSD untuk perluasan kapasitas ruang penyimpanan. HTC Desire 19s menggunakan sistem operasi Android 9 Pie dengan dukungan HTC Sense UI, dan dibekali baterai berkapasitas 3.850 mAh.
 
Baterai perangkat ini akan mendukung teknologi pengisian daya berdaya 10W via port Type-C. Selain itu, fitur lain yang mendukung ponsel cerdas ini termasuk NFC dan jack headphone. HTC Desire 19s tersedia dalam warna Free Blue dan Yashi Black, dengan harga TWD5.900 atau sekitar USD195 (Rp2,7 juta).
 
Ponsel ini telah dipasarkan di Taiwan namun HTC masih merahasiakan rencananya terkait pemasaran ponsel ini di pasar internasional.
 
Sebelumnya, selama dekade lalu, HTC mengalami perjalanan keras dari salah satu pemain terbesar di ranah smartphone menjadi merek yang hampir tidak lagi dikenali oleh masyarakat.
 
Perusahaan ini berharap dapat kembali, sayangnya cita-cita ini masih terhambat laporan keuangannya. Untuk bulan Oktober, HTC menghasilkan total pendapatan NTD656 juta atau sekitar USD21,9 juta (Rp307,4 miliar).
 
Divisi smartphone disebut berkontribusi dalam porsi penjualan lebih besar jika dibandingkan dengan divisi VR HTC. Meskipun demikian, hal ini tidak berarti pendapatan HTC membaik. Telah memperkenalkan rangkaian perangkat berharga terjangkau, laporan keuangan HTC pada bulan Oktober masih termasuk dalam kategori buruk.
 
Namun, CEO baru HTC, Yves Maitres, menyebut bahwa HTC belum menyerah pada bisnis smartphone. Maitres mengungkap HTC akan terfokus pada pasar dengan GDP tinggi, alih-alih berkompetisi pada pasar berkembang.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif