Ilustrasi.
Ilustrasi.

Kemenkominfo Blokir 106.446 Situs Berkonten Pornografi Selama 2018

Teknologi kominfo
Cahyandaru Kuncorojati • 25 Desember 2018 11:34
Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akhir pekan lalu merilis laporan terkait kinerjanya dalam melakukan pengawasan dan pemblokiran terhadap situs yang dianggap berisi konten negatif.

Selama tahun 2018 pihak Kemenkominfo sudah melakukan pemblokiran terhadap 961.456 situs yang terindikasi memuat konten negatif. Namun, banyak juga dari pemillik situs yang melakukan klarifikasi dan patuh terhadap aturan.

Disebutkan 430 situs dari angka tadi telah dinormalisasi karena ada klarifikasi dari pemilik situs dan mau patuh terhadap aturan yang diberikan Kemenkominfo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Berdasarkan data sampai November 2018, situs pornografi masih paling banyak diblokir oleh Kementerian Kominfo sepanjang tahun 2018. Total sebanyak 106.466 situs yang mengandung konten pornografi ditutup karena adanya aduan dari masyarakat ataupun permintaan lembaga. Jumlah itu menjadikan keseluruhan situs pornografi yang telah diblokir sebanyak 883.348 situs sejak tahun 2010. Peringkat kedua dan ketiga situs yang terbanyak diblokir di tahun 2018 adalah situs perjudian dan penipuan.

Masing-masing sebanyak 63.220 dan 2.639 dengan total keseluruhan situs perjudian yang telah diblokir sejak tahun 2010 sebanyak 70.663 situs. Adapun situs penipuan mencapai 2.639 situs.

Sementara akun media sosial yang paling banyak diblokir selama Tahun 2018 adalah Facebook dan Instragram. Berdasarkan database tim Penanganan Konten, sebanyak 8.903 akun Facebook dan Instagram telah diblokir karena memuat konten negatif.

Selain itu, jumlah akun media sosial Twitter yang telah diblokir sebanyak 4.985. Kemudian di layanan Youtube sebanyak 1.689 akun. Tercatat hingga November 2018, akun file sharing yang telah diblokir sebanyak 517, Telegram sebanyak 502 akun.

Pada akun Line dan BBM masing-masing 18 dan 5 akun telah dilakukan pemblokiran. Sesuai dengan Undang-Undang No 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, terdapat 12 kelompok konten yang dikategorikan sebagai konten negatif.

Kategori konten negatif itu antara lain: pornografi/pornografi anak, perjudian, pemerasan, penipuan, kekerasan/kekerasan anak, fitnah/pencemaran nama baik, pelanggaran kekayaan intelektual, produk dengan aturan khusus, provokasi SARA, berita bohong, terorisme/radikalisme, serta informasi/dokumen elektronik melanggar undang-undang lainnya.


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi