Perusahaan analisis menyebut peningkatan harga berpotensi mengurangi pelanggan Netflix.
Perusahaan analisis menyebut peningkatan harga berpotensi mengurangi pelanggan Netflix.

Kenaikan Harga Netflix Bisa Buat Pelanggan Berhenti Berlangganan

Teknologi netflix
Lufthi Anggraeni • 19 Januari 2019 11:33
Jakarta: Netflix baru-baru ini mengumumkan peningkatan harga untuk seluruh paket berlangganan layanan miliknya. Kenaikan harga ini dilaporkan memunculkan dua kubu, satu yang tidak berkeberatan dan satu sebaliknya.
 
Informasi tersebut dilaporkan perusahaan analisis The Diffusion Group yang meneliti terkait dengan sensitivitas pelanggan Netflix terhadap peningkatan harga. Penelitian ini melibatkan 1940 partisipan orang dewasa di Amerika Serikat. Mereka ditanyai tanggapannya jika Netflix meningkatkan harga sebesar USD1 (Rp14.231), USD3 (Rp42.693), dan USD5 (Rp71.155) per bulan.
 
Sebagai pengingat, Netflix menaikkan harga paket berlangganan paling murah sebesar 14 persen, dari USD7 (Rp99.617) menjadi USD8 (Rp113.848), sementara paket lebih premium mengalami kenaikan sebesar 18 persen dari USD11 (Rp156.541) menjadi USD13 (Rp185 ribu). Netflix juga menaikkan paket layanan dari USD14 (Rp199.234) menjadi USD16 (Rp227,696).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada peningkatan sebesar USD1, sebanyak delapan persen responden menyebut layanan ini akan menjadi pilihan terakhir mereka dan mereka akan membatalkan langganan. Sementara delapan persen menyebut akan beralih ke paket berlangganan yang lebih terjangkau.
 
Untuk peningkatan USD3, sebanyak 16 persen dan 22 persen responden dilaporkan masih mengalami keraguan. Namun untuk kenaikan harga USD2 (Rp28.462), sekitar 12 persen responden menyebut akan membatalkan layanan berlangganannya.
 
Laporan ini menyimpulkan bahwa pembatalan paket berlangganan oleh konsumen tersebut dapat menyebabkan Netflix berpotensi kehilangan pendapatan sekitar USD37 juta (Rp526,5 miliar) per bulan. Namun Netflix akan mendapatkan satu dollar ekstra dari 53 persen pelanggan Netflix yang seetia.
 
Artinya, pendapatan bulanan total Netflix diperkirakan akan meningkat sekitar USD15 juta (Rp213,4 miliar). Sementara itu, harga saham Netflix juga mengalami penurunan setelah perusahaan ini mengumumkan peningkatan harga tersebut.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi