Samsung Akuisisi Zhilabs, Persiapan Transisi ke 5G

Ellavie Ichlasa Amalia 19 Oktober 2018 22:07 WIB
samsung
Samsung Akuisisi Zhilabs, Persiapan Transisi ke 5G
Samsung akuisisi Zhilabs. ( AFP PHOTO / JUNG Yeon-Je)
Jakarta: Samsung mengakuisisi Zhilabs, startup analitik jaringan real-time asal Barcelona, Spanyol dengan tujuan memudahkan transisi mereka dari jaringan 4G ke 5G.

Sayangnya, nilai akuisisi ini tidak disebutkan. Melalui akuisisi ini, Zhilabs akan sepenuhnya menjadi milik Samsung walau mereka akan tetap beroperasi secara mandiri dengan manajemen mereka.

Akuisisi Zhilabs ini merupakan bagian dari inisiatif Samsung, yang diumumkan pada bulan Agustus, untuk menanamkan investasi sebesar KRW25 triliun di bisnis terkait kecerdasan buatan, 5G, komponen mobil otonom dan teknologi biofarmasi, lapor TechCrunch


Dalam sebuah pernyataan remi, President dan Head of Networks Business, Samsung Electronic, Youngky Kim berkata, "5G akan memungkinkan layanan yang tak terbayang sebelumnya berkat trafik data dalam jumlah bear. Dalam jaringan ini, analitik dan jaringan intelijen memiliki peran penting. Akuisisi Zhilabs akan membantu Samsung untuk memenuhi hal ini untuk meyakinkan semua orang mendapatkan layanan terbaik."

Didirikan pada 2008, produk Zhilabs digunakan oleh berbagai perusahaan, seperti Hewlett-Packard Enterprise, Vodafone, dan Telefonica untuk menganlisa dan menguji jaringan mereka secara realt time.

Mengingat solusi layanan Zhilabs memungkinkan utnuk mendeteksi dan memperbaiki masalah pada layanan, ini akan membantu Samsung untuk membuat layanan baru terkait Internet of Things dan mobil cerdas. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.