Boost menawarkan kemudahan bagi pelaku usaha kecil untuk memperoleh akses keuangan.
Boost menawarkan kemudahan bagi pelaku usaha kecil untuk memperoleh akses keuangan.

Boost Fokus Perbanyak Pengguna dan Edukasi Masyarakat pada 2019

Teknologi teknologi startup
Lufthi Anggraeni • 14 Januari 2019 14:04
Jakarta: Boost Indonesia, platform ekonomi digital, siap mengukuhkan kehadirannya di Indonesia pada tahun 2019. Pada tahun ini, Boost mengaku fokus pada proses akuisisi lebih banyak pengguna dan menggencarkan upaya pemasaran.

“Tahun 2019 ini, kami akan lebih fokus ke pemasaran dan akuisisi user. Kami ingin mendorong inklusi finansial di Indonesia, juga bangun ekosistem end-to-end,” ujar Brand and Communication Manager Boost Indonesia Deri Jindhar.

Fokus tersebut disebut Deri tidak hanya guna meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait dengan layanan Boost, juga untuk mengedukasi masyarakat terkait dengan kemudahan menggunakan layanan finansial via aplikasi serupa Boost.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Sebagai informasi, perusahaan asal Malaysia yang lebih menyasar kategori usaha kecil menengah dan telah beroperasi sejak tahun 2016 ini menawarkan layanan untuk membantu usaha kecil dalam mendapatkan akses ke pendanaan dengan lebih mudah. Salah satunya untuk membuat rekening bagi pengusaha kecil yang kesulitan akibat kekurangan dokumen persyaratan. Bekerja sama dengan bank BNI, Boost mencoba menawarkan bantuan via pembuatan akun virtual, sehingga pelaku usaha bisa mendapatkan akses pendanaan lebih mudah.

Deri juga menyebut Boost akan menggandeng lebih banyak bank di masa mendatang. Melalui layanannya Boost berharap dapat menjadi alat peningkat bisnis mitra untuk mendapatkan pendapatan lebih besar.

Boost menaungi tiga aplikasi, yaitu Boost Play untuk konsumen secara umum, Boost Penjual untuk pelaku usaha kecil sebagai mitra Boost, dan Boostpreneur untuk mitra individu sebagai penghubung antara Boost dan pedagang.


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi