Pendapatan Microsoft masih terus naik. (Photo by Lionel BONAVENTURE / AFP)
Pendapatan Microsoft masih terus naik. (Photo by Lionel BONAVENTURE / AFP)

Pendapatan Microsoft Terus Naik

Teknologi microsoft
Ellavie Ichlasa Amalia • 25 April 2019 18:35
Jakarta:Microsoft mengumumkan laporan keuangan Q3 2019. Pendapatan mereka naik 14 persen dari tahun lalu menjadi USD30,6 miliar, sementara pemasukan bersih naik 19 persen menjadi USD8,8 miliar.
 
Positifnya laporan keuangan Microsoft kali ini berkat divisi cloud dan Office. Divisi Xbox, Surface, dan Windows juga memberikan kontribusi.
 
Meskipun Microsoft tidak meluncurkan perangkat Surface baru dalam kuartal terakhir, pendapatan dari divisi hardware mereka tetap positif berkat penjualan di masa liburan. Pendapatan Surface naik 21 persen dari tahun lalu menjadi USD1,3 miliar. Ini menunjukkan naiknya minat akan perangkat Surface.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada Q1, Microsoft mengungkap bahwa Surface Book 2 dan Surface Go mendorong angka penjualan. Selain itu, mereka juga meluncurkan Surface Laptop 2, Surface Studio 2, dan Surface Headphones pada akhir tahun lalu, menurut laporan The Verge. Divisi gaming Microsoft juga naik lima persen.
 
Jika dibandingkan dengan divisi lain, kenaikan divisi gaming memang tidak besar. Kemungkinan, alasannya adalah karena tidak ada game eksklusif untuk konsol Xbox dan tidak adanya konsol generasi baru.
 
Microsoft juga belum mengumumkan tanggal peluncuran layanan streaming game mereka, xCloud, walau Google telah meluncurkan Stadia. Microsoft berjanji bahwa mereka akan menguji layanan streaming game mereka pada tahun ini. Bos divisi gaming Microsoft, Phil Spencer, juga mengatakan bahwa Microsoft memiliki pengumuman besar pada E3 tahun ini.
 
Pada kuartal lalu, bisnis Windows mengalami penurunan. Sekarang, bisnis tersebut kembali tumbuh. Menurut Microsoft, alasannya adalah karena "permintaan PC komersil pada Q3 yang lebih tinggi dari harapan".
 
Itu artinya, pelaku bisnis baru saja memperbarui komputer mereka. Kemungkinan, mereka melakukan itu karena dukungan Microsoft untuk Windows 7 akan berhenti pada tahun depan.
 
Pendapatan dari Windows OEM Pro naik 15 persen sementara non-Pro hanya mengalami penurunan 1 persen. Microsoft menyebutkan, "suplai chip yang naik" juga membantu meningkatkan pengiriman PC komersil dan konsumen. Dari semua divisi Microsoft, divis cloud dan Office adalah divisi dengan pertumbuhan tertinggi.
 
Pendapatan dari layanan cloud dan Office naik 12 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu. Sekarang, Microsoft memiliki lebih dari 180 juta pengguna bisnis yang menggunakan Office 365 setiap bulannya.
 
Sementara di sisi konsumen, ada 34,2 juta orang yang berlangganan Office 365. CEO Satya Nadella juga menyebutkan bahwa pengguna Outlook untuk iOS dan Android telah melebihi 100 juta orang.
 
Pendapatan dari layanan cloud dan produk server juga mengalami kenaikan 27 persen, berkat naiknya layanan cloud Azure. Pendapatan Azure naik 73 persen dari tahun lalu. Dan tampaknya, Azure masih terus menjadi pendorong perkembangan bisnis cloud Microsoft.
 
Berbeda dengan perusahaan teknologi lainnya, Microsoft memiliki divisi yang sangat beragam. Microsoft membagi divisi mereka ke dalam tiga kategori. Masing-masing kategori ini juga memberikan kontribusi yang kurang lebih sama pada pendapatan total perusahaan.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif