Oracle dikabarkan melakukan diskriminasi pada wanita dan kaum minoritas lainnya.
Oracle dikabarkan melakukan diskriminasi pada wanita dan kaum minoritas lainnya.

Oracle Tekan Gaji Wanita dan Kaum Minoritas?

Teknologi oracle
Ellavie Ichlasa Amalia • 23 Januari 2019 19:54
Jakarta: Oracle melakukan diskriminasi sistematis pada karyawan wanita dan kaum minoritas, menyebabkan mereka kehilangan total gaji hingga lebih dari USD400 juta (Rp5,7 triliun), menurut dokumen pengadilan dari Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat. 
 
Dalam dokumen itu, Oracle disebutkan telah melakukan diskriminasi pada pekerja wanita dan kaum minoritas dengan menurunkan nilai gaji pertama mereka dan membiarkan mereka memulai karir mereka pada level yang lebih rendah.
 
Selain itu, Oracle juga dituduh membuat para pekerja wanita dan kamu minoritas bekerja di posisi dengan gaji rendah. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Oracle menekan gaji awal para pekerja wanita dan non-Putih mereka, memberikan posisi dengan tingkat lebih rendah, dan menekan gaji mereka selama mereka bekerja di Oracle." tertulis pada dokumen Departemen Tenaga Kerja, seperti yang dikutip dari CNET
 
Dokumen ini juga menuduh bahwa Oracle memiliki preferensi pada pekerja Asia yang baru lulus kuliah. Disebutkan, 90 persen dari 500 karyawan baru yang Oracle terima selama 2013 sampai 2016 adalah orang Asia. 
 
Perbedaan gaji adalah salah satu masalah yang dihadapi oleh banyak perusahaan teknologi. Silicon Valley sering mendapatkan pertanyaan terkait cara mereka memperlakukan pekerja wanita dan kaum minoritas. Selama ini, para perusahaan teknologi kesulitan untuk merekrut, mempertahankan, dan mempromosikan karyawan wanita dan kaum minoritas. 
 
(ELL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif