Melihat Sekilas Prediksi Keamanan Siber 2019

Mohammad Mamduh 21 November 2018 12:07 WIB
cyber security
Melihat Sekilas Prediksi Keamanan Siber 2019
Ilustrasi.
Jakarta: Sophos ini meluncurkan 2019 Threat Report yang menjelaskan tren-tren keamanan siber yang baru dan berkembang.

Laporan ini menjelajahi perubahan-perubahan dalam tataran ancaman selama 12 bulan terakhir, mengungkap tren-tren dan bagaimana tren tersebut diprediksi akan berdampak pada keamanan siber di tahun 2019.
 
“Tataran ancaman ini tak dapat diragukan lagi sedang berevolusi. Penjahat siber yang kurang terampil dipaksa keluar dari bisnis, penjahat-penjahat termahir akan meningkatkan kemampuannya dan bertahan," kata Joe Levy, Chief Technology Officer Sophos.

"Penjahat-penjahat siber ini merupakan blasteran yang efektif dari penyerang tersembunyi dan pemasok kaki lima malware siap pakai yang menggunakan teknik membajak manual. Tidak untuk tujuan spionase atau sabotase. tapi untuk menjaga aliran masuk pendapatan mereka.”
 
SophosLabs 2019 Threat Report menemukan penjahat siber kapitalis berpaling ke serangan ransomware yang terencana. Tahun 2018 muncul adanya serangan-serangan ransomware manual tepat sasaran yang menguntungkan para penjahat siber jutaan dolar.


Serangan ini berbeda dari serangan gaya ‘spray and pray’ yang secara otomatis disebarkan melalui jutaan surel. Ransomware manual tepat sasaran ini lebih merusak daripada virus yang disebarkan dari bot karena penyerang manusia dapat menemukan dan mengintai korban dan menghapus data cadangan, sehingga tuntutan tebusan dengan taruhan besar harus dibayarkan.

Para ahli di Sophos percaya kesuksesan SamSam, BitPaymer, dan Dharma menginspirasi para penyerang peniru dan memprediksikan akan lebih banyak tejadi di tahun 2019.
 
Penjahat siber menggunakan peranti administrasi sistem Windows yang sudah tersedia. Ada pergeseran pada eksekusi ancaman dengan semakin banyaknya penyerang arus utama kini melancarkan teknik-teknik Advanced Persistent Threat (APT).

Penjahat siber menggunakan peranti admin TI Windows dasar atau bawaan, termasuk file Powershell dan executable Windows Scripting, untuk menyebarkan serangan malware pada pengguna. 
 
Dengan merantaikan bersama urutan tipe-tipe program berbeda yang mengeksekusi serangan pada akhir rangkaian kejadian, peretas dapat mengaktivasi reaksi berantai sebelum manajer TI mendeteksi adanya ancaman yang beroperasi dalam jaringan.
 
Perangkat lunak Office juga telah lama menjadi perantara serangan virus, namun belakangan ini para penjahat siber meninggalkan perangkat lunak dokumen Office lama tersebut untuk menggantikannya dengan yang baru.



(ELL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.