Samsung Solve for Tomorrow 2026
Samsung Solve for Tomorrow 2026

Sudah Bisa Daftar Solve for Tomorrow 2026, Ada Dua Tema Utama

Mohamad Mamduh • 17 April 2026 20:17
Ringkasnya gini..
  • Pendaftaran untuk SFT 2026 dijadwalkan akan dibuka mulai 28 April hingga 9 Mei 2026.
  • Tema pertama adalah Teknologi untuk Keberlanjutan Lingkungan.
  • Pada periode sebelumnya tercatat sebanyak 2.603 pendaftar dengan 647 tim
Jakarta: Samsung Electronics Indonesia secara resmi mengumumkan pembukaan kembali program Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026 sebagai inisiatif global untuk mengajak generasi muda Indonesia menciptakan solusi inovatif berbasis teknologi. Program ini dirancang agar para peserta dapat menjawab berbagai tantangan nyata di lingkungan sekitar mereka dengan ide-ide kreatif.
 
Pendaftaran untuk SFT 2026 dijadwalkan akan dibuka mulai 28 April hingga 9 Mei 2026 melalui situs resmi program tersebut. Sasaran peserta mencakup spektrum yang luas, mulai dari pelajar tingkat SMA, SMK, MA, dan sederajat, hingga mahasiswa aktif yang sedang menempuh jenjang pendidikan D3, D4, maupun S1 di seluruh wilayah Indonesia.
 
Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia menjelaskan bahwa SFT bukan sekadar kompetisi teknis biasa. Ini adalah sebuah perjalanan untuk mengembangkan ide, keterampilan, dan pola pikir inovatif yang dapat membawa dampak luas bagi masyarakat. Selama mengikuti program ini, para peserta akan mendapatkan pengalaman belajar yang sangat komprehensif.

Materi yang diberikan mencakup metode Design Thinking, AI Amplification, serta bimbingan intensif atau mentoring langsung dari para ahli yang berpengalaman di bidangnya masing-masing untuk mempertajam solusi yang ditawarkan.
 
Pada penyelenggaraan tahun 2026, SFT mengusung dua pilar tema utama yang sangat relevan dengan kebutuhan global dan sosial masa kini. Tema pertama adalah Teknologi untuk Keberlanjutan Lingkungan yang berfokus pada penerapan ekonomi sirkular guna meminimalkan limbah serta memaksimalkan daur ulang sumber daya melalui pendekatan STEM.
 
Tema kedua adalah Teknologi untuk Perubahan Sosial melalui Olahraga yang mendorong inovasi untuk membuat akses olahraga menjadi lebih inklusif dan merata bagi semua kalangan, terutama bagi kaum perempuan dan rekan-rekan penyandang disabilitas.
 
Antusiasme terhadap program ini terbukti terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada periode sebelumnya tercatat sebanyak 2.603 pendaftar dengan 647 tim yang berhasil mencapai tahap penyisihan. Indonesia juga telah mengukir prestasi gemilang melalui Tim Labmino dari Universitas Indonesia yang terpilih menjadi SFT Global Ambassador.
 
Selain itu, alumni SFT 2025 seperti Tim Hackie Chan dari Universitas Brawijaya telah membuktikan dampak nyata program ini melalui pengembangan Pantara, sebuah platform digital berbasis AI untuk pengelolaan bahan pangan secara cerdas.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA