Samsung menggandeng pria bernama Tim Cook dari Selandia Baru untuk mempromosikan Galaxy Z Fold 8 sekaligus menyindir Apple.
Samsung menggandeng pria bernama Tim Cook dari Selandia Baru untuk mempromosikan Galaxy Z Fold 8 sekaligus menyindir Apple.

Ada "Tim Cook” Lain yang Promosi Galaxy Z Fold 8

Lufthi Anggraeni • 15 September 2026 14:49
Ringkasnya gini..
  • Samsung memakai pria bernama Tim Cook asal Selandia Baru untuk mempromosikan Galaxy Z Fold 8.
  • Sosok tersebut bukan mantan CEO Apple, tetapi memiliki nama dan penampilan serupa.
  • Iklan dirilis setelah Apple memperkenalkan iPhone Duo sebagai ponsel lipat pertamanya.
Jakarta: Samsung kembali melancarkan strategi pemasaran yang menyindir rival utamanya, Apple. Kali ini, Samsung New Zealand menghadirkan seorang agen properti asal Palmerston North, Selandia Baru, bernama Tim Cook dalam iklan untuk mempromosikan Galaxy Z Fold 8.

Pria tersebut bukan Tim Cook yang dikenal sebagai mantan CEO Apple. Ia kebetulan memiliki nama yang sama dan secara penampilan juga disebut cukup mirip dengan eksekutif Apple tersebut. Kampanye ini dirilis ketika Apple baru memperkenalkan ponsel lipat pertamanya, iPhone Duo, sehingga pesan yang disampaikan Samsung memiliki konteks persaingan yang cukup jelas.

Mengutip Forbes, dalam iklan tersebut, Tim Cook versi Samsung duduk dengan latar belakang putih yang menyerupai estetika presentasi produk Apple. Ia kemudian memperkenalkan Galaxy Z Fold 8 dan menyampaikan pengalamannya menggunakan perangkat tersebut.

Tagline yang digunakan Samsung berbunyi, “Tim Cook has an announcement. And for once, it’s about Galaxy.” Pesan tersebut menjadi permainan kata sekaligus sindiran terhadap Apple, dengan memanfaatkan nama yang identik dengan sosok penting di perusahaan tersebut.

tim-cook-samsung-nz-ad-2

“Tim Cook” Puji Galaxy Z Fold 8

Dalam materi promosi tersebut, Tim Cook asal Palmerston North itu menggambarkan Galaxy Z Fold 8 sebagai perangkat yang menggabungkan kepraktisan smartphone dengan layar berukuran lebih besar. Saat dalam kondisi terlipat, perangkat disebut cukup ringkas untuk aktivitas seperti mengirim pesan.

Ketika dibuka, layar yang lebih besar dinilai memberikan pengalaman penggunaan yang berbeda. Samsung memang memiliki posisi lebih awal di pasar smartphone lipat. Galaxy Z Fold 8 telah diperkenalkan sebelum Apple memasuki kategori tersebut melalui iPhone Duo.

Karena itu, iklan dengan sosok bernama Tim Cook tersebut sekaligus menjadi cara Samsung untuk menegaskan pengalaman perusahaan dalam mengembangkan perangkat foldable. Sebagai informasi, Apple memperkenalkan iPhone Duo pada tanggal 9 September 2026.

Peluncuran tersebut menjadi produk perdana yang diperkenalkan dalam presentasi oleh CEO baru Apple, John Ternus, setelah Tim Cook beralih dari posisi CEO ke executive chairman pada tanggal 1 September lalu.

Masuknya Apple ke pasar smartphone lipat membuat persaingan di kategori tersebut semakin ketat. Reuters melaporkan bahwa Samsung telah menjadi pemain utama di segmen foldable sejak memperkenalkan perangkat lipat pertamanya pada tahun 2019. 

Apple kini memasuki pasar yang sudah lebih dahulu diisi Samsung dan sejumlah produsen asal Tiongkok. Dari sisi harga, Reuters melaporkan Galaxy Z Fold 8 dibanderol mulai USD1.899 (Rp33,6 juta), sementara iPhone Duo diperkenalkan dengan harga USD1.999 (Rp35,3 juta). 

Selisih harga tersebut membuat kedua perangkat ini berada dalam segmen premium yang berdekatan.
 

Bukan Kali Pertama Samsung Menyindir Apple

Strategi menggunakan Tim Cook bukanlah pertama kalinya Samsung melancarkan kampanye bernada sindiran terhadap Apple. Perusahaan asal Korea Selatan tersebut memiliki sejarah panjang dalam menggunakan iklan untuk menyoroti perbedaan antara perangkat Galaxy dan iPhone.

Pada tahun 2018, Samsung menjalankan kampanye Ingenius yang menyindir sejumlah karakteristik iPhone, termasuk notch pada iPhone X dan keputusan Apple menghilangkan jack headphone. Kampanye tersebut menampilkan skenario yang membandingkan fitur perangkat Galaxy dengan produk Apple.

Samsung juga pernah menggunakan pendekatan serupa dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2024, perusahaan merespons kontroversi seputar iklan iPad Apple yang dikenal sebagai Crush melalui materi promosi yang mengangkat pesan bahwa kreativitas tidak dapat dihancurkan.

Kampanye terbaru Samsung muncul bersamaan dengan strategi pemasaran lain yang ditujukan kepada pengguna yang masih ragu berpindah merek. Pada hari yang sama, Samsung meluncurkan kampanye Switchers yang menggunakan pendekatan humor untuk membahas keraguan konsumen ketika ingin berganti smartphone.

Dalam kampanye tersebut, Samsung menghadirkan psikolog klinis Orna Guralnik, yang dikenal melalui serial dokumenter Couples Therapy. Konsepnya adalah membantu konsumen mengatasi hambatan emosional ketika mempertimbangkan perpindahan dari satu merek smartphone ke merek lainnya.

Dengan menghadirkan sosok lain bernama Tim Cook, Samsung tidak hanya mempromosikan Galaxy Z Fold 8, tetapi juga memanfaatkan momentum masuknya Apple ke pasar smartphone lipat. Pesan yang ingin disampaikan cukup jelas, Samsung ingin mengingatkan konsumen bahwa perusahaannya telah lebih dulu berada di kategori foldable ketika Apple baru mulai memasuki persaingan tersebut.

Persaingan antara kedua perusahaan pun berpotensi semakin menarik seiring semakin banyaknya produsen yang berlomba mengembangkan smartphone dengan layar lipat. Bagi Samsung, Galaxy Z Fold 8 menjadi salah satu produk untuk mempertahankan posisinya di kategori tersebut, sementara Apple membawa daya tarik ekosistem dan basis pengguna iPhone ke pasar yang selama ini lebih banyak dikuasai produsen Android.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA