Fitur ini dirancang untuk menyaring konten eksplisit dari hasil pencarian sehingga pengguna tidak langsung menemukan materi yang dianggap tidak pantas. SafeSearch terutama berguna ketika perangkat digunakan oleh anak-anak atau ketika pencarian dilakukan di lingkungan yang membutuhkan penyaringan konten.
Namun, bagi pengguna yang membutuhkan hasil pencarian lebih lengkap untuk keperluan pekerjaan, riset, atau kebutuhan lainnya, pengaturan SafeSearch dapat disesuaikan. Kendati mengusung nama terkait keamanan, SafeSearch bukanlah fitur yang berfungsi mengamankan koneksi internet.
Fitur tersebut tidak mengenkripsi lalu lintas internet, menyembunyikan alamat IP, maupun menghapus riwayat pencarian. Pada dasarnya, SafeSearch hanya mengatur jenis konten yang ditampilkan dalam hasil Google.
Apa Itu SafeSearch dan Apa Fungsinya?
SafeSearch merupakan fitur penyaringan pada Google Penelusuran yang membantu membatasi kemunculan konten eksplisit dalam hasil pencarian. Materi yang dapat disaring antara lain konten seksual eksplisit, gambar kekerasan ekstrem, serta materi lain yang dianggap tidak sesuai untuk ditampilkan dalam hasil pencarian umum.Keberadaan fitur ini dapat memberikan perlindungan tambahan bagi anak-anak ketika mereka menggunakan mesin pencari. Dengan filter yang aktif, kemungkinan anak menemukan materi yang tidak sesuai secara tidak sengaja dapat dikurangi.
SafeSearch juga dapat membantu pengguna yang bekerja atau belajar di lingkungan publik maupun profesional. Hasil pencarian yang telah disaring dapat mengurangi potensi kemunculan konten tidak relevan atau tidak pantas saat seseorang sedang melakukan pencarian di tempat kerja atau lingkungan pendidikan.
Selain itu, fitur penyaringan dapat bermanfaat bagi pengguna yang ingin mengurangi kemunculan materi kekerasan atau konten visual yang mengganggu. Namun, pengguna perlu memahami bahwa sistem penyaringan tidak selalu dapat mengenali seluruh konten secara sempurna.
Google menyediakan beberapa pilihan pengaturan SafeSearch. Dalam antarmuka yang tersedia, pengguna dapat memilih tingkat penyaringan sesuai kebutuhan. Pilihan tersebut mencakup Filter, Blur, dan Off.
Mode Filter menyaring konten eksplisit, sedangkan Blur terutama memburamkan gambar yang dianggap eksplisit. Sementara itu, opsi Off menonaktifkan penyaringan SafeSearch sehingga hasil pencarian dapat menampilkan konten yang sebelumnya difilter.
Cara Menonaktifkan SafeSearch di Google Chrome
Pengguna yang ingin mengubah pengaturan SafeSearch dapat melakukannya melalui Google Penelusuran. Pengaturan tersebut sebenarnya melekat pada Google Search, bukan pada browser Chrome secara khusus.Karena itu, perubahan SafeSearch berlaku pada pengaturan pencarian Google yang digunakan pengguna. Untuk mengubahnya melalui komputer atau laptop, buka Google Chrome dan kunjungi halaman utama Google.
Pengguna perlu memastikan telah masuk ke akun Google yang digunakan untuk melakukan pencarian. Setelah halaman Google terbuka, masuk ke menu Setelan atau Settings, kemudian pilih Setelan Penelusuran atau Search settings.
Berikutnya, cari bagian yang berkaitan dengan SafeSearch. Pada bagian tersebut, pengguna akan menemukan pilihan tingkat penyaringan. Pilih Off atau Nonaktif jika ingin menghilangkan filter SafeSearch. Dalam beberapa tampilan, perubahan dapat tersimpan secara otomatis setelah opsi dipilih.
Pengaturan juga dapat dilakukan melalui perangkat seluler dengan membuka Google melalui browser atau aplikasi Google, kemudian masuk ke pengaturan pencarian dan mencari menu SafeSearch. Nama maupun posisi menu dapat sedikit berbeda bergantung pada perangkat dan versi aplikasi yang digunakan.
SafeSearch Tidak Selalu Bisa Dimatikan
Ada kondisi ketika pengguna tidak dapat mengubah SafeSearch meskipun sudah masuk ke pengaturan Google. Jika terdapat ikon gembok atau opsi untuk menonaktifkan SafeSearch tidak tersedia, kemungkinan pengaturan tersebut dikendalikan oleh pihak lain.Menurut informasi Google, SafeSearch dapat dikunci oleh administrator, orang tua melalui sistem pengawasan keluarga, sekolah, tempat kerja, perangkat, atau pengaturan jaringan tertentu. Dengan demikian, mengganti pengaturan dari browser saja tidak selalu dapat menghapus pembatasan tersebut.
Pengguna juga perlu membedakan antara SafeSearch yang dikendalikan akun dengan pembatasan yang berasal dari jaringan. Jika pengaturan dikunci oleh administrator atau penyedia jaringan, pihak yang mengelola akun, perangkat, maupun jaringan tersebut yang memiliki kendali atas pembatasannya.
Karena itu, SafeSearch sebaiknya dipahami sebagai mekanisme penyaringan hasil pencarian, bukan sebagai pengganti sistem keamanan internet. Pengguna dapat menyesuaikan tingkat penyaringannya sesuai kebutuhan, sementara orang tua maupun administrator dapat memanfaatkannya sebagai salah satu lapisan tambahan untuk membatasi akses terhadap konten yang tidak sesuai.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda