Xiaomi mengaku menerapkan strategi berbeda untuk pasar berbeda, menyebabkan perbedaan harga perangkat.
Xiaomi mengaku menerapkan strategi berbeda untuk pasar berbeda, menyebabkan perbedaan harga perangkat.

Harga Xiaomi Redmi Note 7 Lebih Murah di Indonesia

Teknologi xiaomi
Lufthi Anggraeni • 21 Maret 2019 18:41
Jakarta: Hampir dua bulan setelah peluncurannya di Tiongkok pada tanggal 10 Januari lalu, Xiaomi akhirnya merilis Redmi Note 7 di Indonesia. Xiaomi menawarkan perangkat ini dengan harga lebih terjangkau jika dibandingkan di negara asalnya.
 
Sebagai informasi di pasar Tiongkok, Redmi Note 7 dipasarkan CNY999 (Rp2,1 juta) untuk varian RAM dan ruang penyimpanan internal 3/32GB, dan CNY1.199 (Rp2,5 juta) untuk varian 4/64GB.
 
Disinggung soal hal ini, Xiaomi mengaku hal ini selaras dengan nilai yang dijunjung oleh perusahaannya, yang mengutamakan keterjangkauan konsumen terhadap inovasi dan teknologi pada perangkatnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Hal ini selaras dengan value xiaomi sebagai perusahaan. Kami percaya bahwa inovasi teknologi tidak hanya bisa dibayar dengan harga tinggi. Dengan apa yang kami percaya, filosofi kami menyebut kami membawa produk2 dengan harga terjangkau,” ujar Head of Southeast Asia Country Head Xiaomi Indonesia Steven Shi.
 
Xiaomi mengaku memiliki strategi berbeda untuk masing-masing pasar yang dirambahnya, termasuk melalui penawaran harga untuk produk karyanya. Perbedaan strategi ini juga menjadi alasan keterlambatan Redmi Note 7 di pasar Indonesia, jika dibandingkan dengan Tiongkok dan India.
 
Meskipun demikian, Xiaomi mengaku terus berupaya mendekatkan jarak antara peluncuran secara global dengan peluncuran di masing-masing negara pasar perusahaannya. Mengusung tiga varian di Tiongkok, Xiaomi mengaku belum berencana untuk menghadirkan varian tertinggi dengan dukungan RAM 6GB di Indonesia.
 
Namun, Xiaomi mengaku tidak menutup kemungkinan untuk menghadirkan varian ini di Indonesia di masa mendatang. Berbeda dengan produsen lain yang memberikan garansi pada perangkat selama 12 bulan, untuk Redmi Note 7, Xiaomi memberikan garansi selama 18 bulan.
 
Selain sebagai wujud strategi yang diterapkannya untuk masing-masing pasar, pemberian garansi dalam jangka waktu lebih lama dari garansi standar ini juga menjadi wujud keyakinan Xiaomi bahwa produk yang ditawarkannya memiliki kualitas baik dan tahan lama.
 
Xiaomi juga mengaku ingin mengubah standar di industri smartphone terkait dengan garansi produk. Keyakinan Xiaomi terhadap smartphone berfitur P2i Spalsh-Proff ini turut terlihat pada persaingan dengan produk lain karyanya dengan harga penawaran yang sama.
 
“Setiap orang memiliki kebutuhan berbeda, dan mencari fitur dan kemampuan yang juga berbeda. Kehadiran berbagai varian model ini akan menjadi pilihan bagi konsumen, sehingga kami yakin tidak akan mengganggu model lain, seperti Mi A2, Redmi Note 5 dan Redmi Note 6,” ujar Stephen.
 
Sementara itu, disinggung soal kehadiran Redmi Note 7 Pro di Indonesia, Xiaomi mengaku belum berencana untuk memboyongnya ke Indonesia dan menyakini bahwa Redmi Note 7 sudah cukup mumpuni untuk pasar Indonesia. Saat ini Redmi Note 7 Pro baru tersedia di pasar Tiongkok dan India.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif