Ilustrasi.
Ilustrasi.

Apa Harapan Atlet Esport ke Pemerintah Indonesia?

Teknologi games esport
Cahyandaru Kuncorojati • 17 Januari 2019 18:35
Jakarta: Memiliki profesi yang berasal dari hobi seperti atlet esport memang membanggakan. Mereka bisa berlaga dan membuahkan prestasi dari kegemarannnya bermain game. Namun, mereka tetap membutuhkan dukungan.
 
Bisa bermain mewakilki tim dan negaranya adalah sebuah kebanggan bagi atlet esport Indonesia. Dukungan pemerintah dipercaya bisa membakar semangat mereka, tidak hanya dari penggemar.
 
Hal tersebut yang ditangkap dari dua atlet esport dari tim profesional di Indonesia yaitu Steven "Marsha" Kurniawan dari tim Louvre Esport dan Yousa "Kido" Priatama yang merupakan kapten tim Louvre Esport, seperti dikutip dari Nimo TV.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Misalnya, turnamen-turnamen atau kompetisi yang langsung diselenggarakan oleh pemerintah. Kalau sepakbola atau bola basket punya, maka esport harusnya juga bisa diselenggarakan. Jangan mau kalah," tutur Kido.
 

 
Kido menanggapi rencana Presiden Joko Widodo yang menggagas kompetisi esport bertajuk Piala Presiden 2019. Kido juga sudah fokus pada perhelatan SEA Games yang akan memasukkanesport ke dalamnya.
 
SEA Games yang akan digelar pada 30 November sampai 10 Desember 2019 nanti di Filipina bakal menjadi SEA Games ke-30 yang dilaksanakan, dan menyertakan esport sebagai cabang olahraga resmi di dalamnya.
 
"Dukungan pemerintah diharapkan dengan memberikan proses seleksi yang meilibatkan atlet esport terbaik, training camp dengan fasilitas yang cukup, dan apresiasi terhadap atlet yang berprestasi," imbuh Kido.
 
Senada dengan Kido, Marsha mengaku bahwa dukungan Presiden Joko Widodo sangat besar terasa bagi atlet esport. Harapannya bahwa perhatian seperti ini semakin luas dan berkelanjutan di tahun -tahun berikutnya.
 

 
"Saya sangat mengapresiasi adanya perhatian presiden Joko Widodo dengan mengusulkan diselenggarakannya Piala Presiden khusus esport," ungkap Marsha.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi