Pusat keamanan siber Belgia tidak menemukan bukti terkait mata-mata yang dilakukan perangkat Huawei.
Pusat keamanan siber Belgia tidak menemukan bukti terkait mata-mata yang dilakukan perangkat Huawei.

Pusat Keamanan Siber Klaim Huawei tak Punya Celah Keamanan

Teknologi huawei
Ellavie Ichlasa Amalia • 16 April 2019 15:38
Jakarta: Pusat keamanan siber Belgia tidak menemukan bukti bahwa perangkat telekomunikasi buatan Huawei digunakan untuk memata-matai para penggunanya.
 
Badan yang bertanggung jawab pada perdana menteri Belgia ini telah diminta untuk menganalisa potensi ancaman keamanan siber ketika sebuah negara menggunakan perangkat telekomunikasi buatan Huawei.
 
Tiga operator Belgia menggunakan perangkat buatan Huawei, yaitu Proximus, Orange Belgium, dan Telenet, lapor CRN.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sampai sekarang, kita tidak menemukan bukti teknis yang menunjukkan adanya ancaman pemata-mataan," kata juru bicara dari badan keamanan siber Belgia. "Kami belum memberikan laporan akhir terkait masalah ini, tapi kami akan terus melanjutkan penyelidikan ini."
 
Pemerintah Australia melarang operator untuk menggunakan perangkat telekomunikasi buatan Huawei. Amerika Serikat juga telah melakukan hal yang sama. Alasannya karena Huawei memiliki hubungan dengan pemerintah Tiongkok.
 
AS mengatakan, pemerintah dari negara-negara Barat lainnya juga harus memblokir penggunaan perangkat Huawei.
 
Bulan lalu, Jerman memasang kriteria yang lebih ketat tentang perusahaan yang menyuplai perangkat telekomunikasi ke operator. Namun, mereka tidak memblokir penggunaan perangkat Huawei.
 
Sementara Inggris mengeluhkan, Huawei telah lama membiarkan celah keamanan pada perangkat jaringan mobile mereka.
 
Laporan ini mendukung dugaan Sekretaris Jenderal dari Badan Internet dan Telekomunikasi PBB terkait kekhawatiran Amerika Serikat akan perangkat jaringan Huawei.
 
Badan organisasi dunia ini menduga kekhawatiran Amerika Serikat terhadap Huawei lebih kepada karena motif politik dan dagang, dan bukannya karena mereka memang benar-benar khawatir bahwa perangkat perusahaan Tiongkok itu tidak aman.
 
Head of International Telecommunication Union Houlin Zhao sebelumnya juga menyebut tidak menemukan bukti tentang celah keamanan di perangkat Huawei. Dia mengatakan, perusahaan telekomunikasi pasti akan memastikan infrastruktur mereka aman agar tidak mendapatkan hukuman dari pemerintah.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif