Sony memperkenalkan kamera lini Alpha terbaru, Alpha 6400 dan lensa Master Prime terbaru.
Sony memperkenalkan kamera lini Alpha terbaru, Alpha 6400 dan lensa Master Prime terbaru.

Sony Umumkan Kamera Seri Alpha Generasi Terbaru

Teknologi sony
Lufthi Anggraeni • 15 Maret 2019 17:57
Jakarta: Sony mengumumkan kehadiran generasi terbaru kamera mirrorless E-Mount, yaitu Alpha 6400, dengan model ILCE-6400. Hadir dalam dimensi ringkas, Sony mengklaim Alpha 6400 berbekal teknologi kamera lini full frame.
 
“Setiap kamera Sony memiliki lima nilai esensial, yaitu lensa, kualitas gambar kecepatan, daya tahan baterai serta ringkas dan ringan menciptakan teknologi terdepan, didukung banyak pelanggan termasuk para fotografer profesional ,” ujar Marketing Director Sony Indonesia, Koji Sekiguchi.
 
Sony Alpha 6400 hadir dengan dukungan autofokus (AF) berkecepatan 0,02 detik serta berbekal teknologi terbaru bertajuk Real-Time Eye AF. Teknologi ini bertugas untuk melakukan pelacakan wajah secara langsung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, kamera ini didukung oleh sensor gambar 24,2 MP APS-C dan prosesor gambar Bionz X generasi terbaru, diklaim mampu mengambil gambar berkecepatan hingga 11 fps dengan fitur AF/AE tracking dan video dengan resolusi 4K 3840 x 2160 piksel.
 
Menyoal sensitivitas cahaya, Sony Alpha 6400 berbekal hingga ISO 32000 untuk pengambilan gambar diam dan video. ISO pada kamera ini dapat ditingkatkan hingga ISO 102400 untuk gambar dia, dengan fitur Noise Reduction didukung level sensitivitas medium dan tinggi.
 
Sementara itu, sistem autofokus Sony Alpha 6400 diklaim memiliki fitur Phase Detection AF 425 titik dan contrast-detection AF 425 titik yang tersebar di seluruh area gambar. Sistem ini diklaim Sony mencakup sekitar 84 persen area gambar.
 
Sony Alpha 6400 juga dibekali dengan teknologi Eye AF dengan dukungan fitur pengenalan obyek berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI).
 
Sistem autofokus ini juga diklaim berkemampuan untuk mendeteksi kemampuan mata subyek secara otomatis, yang dapat diaktifkan dengan menekan separuh tombol shutter.
 
Pada mode AF-C atau AF-A, Sony menyebut pengguna Alpha 6400 akan dapat memilih mata kanan atau kiri subyek foto atau video sebagai titik fokus. Teknologi ini diklaim Sony memungkinkan fotografer atau pengguna untuk sepenuhnya terfokus pada komposisi.
 
Menyadari tren video yang tengah berkembang sedang kreator video berformat vlog yang tengah menjangkiti konsumen, Sony turut membekali Alpha 6400 dengan layar LCD berkemampuan ditekuk 180 derajat.
 
Selain itu, Sony turut mengumumkan lensa full-frame terbaru, yaitu Master Prime Lens FE 135mm F1.8 GM, dengan model SEL135F18GM. Lensa ini mengunggulkan resolusi tinggi dengan kemampuan bokeh baik.
 
Sony melapisi lensa dengan Sony Nano AR Coating, bertugas mengurangi flare dan ghosting saat memotret obyek berlatar belakang cerah.
 
Sony Alpha 6400 akan tersedia di Indonesia mulai tanggal 6 April 2019 dengan harga Rp12.999.000 untuk body only, dan Rp14.999.000 untuk bodi dan lensa SELP1650, dalam pilihan warna hitam dan perak. Sedangkan lensa FE 135mm F1.8 GM akan tersedia pada bulan April seharga Rp26.999.000.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi