Startup e-Groceries Astro meraih pendanaan seri B sebesar USD60 juta.
Startup e-Groceries Astro meraih pendanaan seri B sebesar USD60 juta.

Astro Raih Pendanaan Rp800 Miliar

Lufthi Anggraeni • 01 Juni 2022 11:32
Jakarta: Astro mengumumkan perolehan pendanaan seri B senilai USD60 juta (Rp872,7 miliar), dipimpin oleh Accel, Citius dan Tiger Global, dengan total pendanaan lebih dari USD90 juta (Rp1,3 triliun) sejak Astro berdiri pada bulan September 2021 lalu.
 
Selain tiga nama tersebut, investor yang terlibat sebelumnya seperti AC Ventures, Global Founders Capital, Lightspeed dan Sequoia Capital India juga bergabung dalam putaran pendanaan ini.
 
Platform pengiriman e-Groceries yang menjanjikan produk tiba dalam waktu 15 menit ini menyebut akan memanfaatkan pendanaan ini untuk menjangkau lebih banyak pelanggan, dan meningkatkan kinerja produk layanan agar dapat memberikan pelayanan lebih baik bagi pelanggan, serta meningkatkan jumlah timnya.

Sebagai informasi, saat ini pelayanan Astro 15-menit e-Groceries telah beroperasi di hampir 50 lokasi di daerah Jabodetabek. Astro mengklaim sejak pendanaan seri A, perusahaannya telah bertumbuh lebih dari 10 kali dengan operasional lebih efisien kepada pelanggan.
 
Astro juga menyebut bahwa jumlah Astronaut, sebutan bagi tim Astro, telah melampaui 200 orang. Astro turut menerapkan metode kerja Work From Anywhere (WFA) untuk mengakomodasi fleksibilitas bekerja di masa Covid-19.
 
Astro menyebut bahwa tingkat penggunaan pelanggan juga meningkat seiring dengan waktu, dan hal ini menjadi kunci bagi pihaknya untuk membuat fundamental keuangan yang baik untuk pertumbuhan jangka panjang berkualitas.
 
Bagi Astro, hal ini merupakan langkah awal karena e-grocery sebagai sektor ritel hanya memiliki penetrasi digital sebesar 0,4 persen jika dibandingkan dengan 10 persen penetrasi untuk ecommerce.
 
Dengan pandemi yang mengakselerasi penetrasi digital, Astro menyebut e-Groceries memiliki peluang besar dengan pangsa pasar mencapai USD6 miliar (Rp87,3 triliun) pada tahun 2025 mendatang. Hal ini membuka peluang besar setidaknya USD1 miliar (Rp14,5 triliun) setiap tahun.
 
Astro juga berkolaborasi dengan bisnis lokal dalam meluncurkan private label, dengan produk pertama yang diluncurkan yaitu kopi dan roti, dan sejumlah beberapa kue manis untuk momen Ramadan lalu.
 
Inisiatif ini merupakan bagian dari usaha Astro dalam berkolaborasi dengan petani lokal untuk memiliki akses lebih dekat dengan konsumen, dengan menawarkan pilihan hidroponik, buah segar, dan sayuran dalam 15 menit.
 
Sementara itu selain menjanjikan pengiriman barang dalam waktu 15 menit, Astro menawarkan lebih dari 1.500 SKU dengan harga bersaing, tersedia 24/7 melalui aplikasi yang dapat diakses di perangkat Android maupun iOS.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA