Alexander Höptner, CEO BitMEX.
Alexander Höptner, CEO BitMEX.

Pasar Kripto Indonesia Diprediksi Terus Naik

Mohammad Mamduh • 18 Maret 2022 14:44
Jakarta: Perkembangan yang begitu pesat sebagaimana yang terjadi terhadap blockchain, menunjukkan perubahan yang signifikan, dimana hal ini mendorong industri untuk dapat mengevaluasi tren dan menyesuaikan kembali strategi yang diperlukan.
 
Hal inilah yang menjadi latar belakang BitMEX sebagai platform investasi kripto untuk menerbitkan laporan berjudul “Lima Cara Dunia Kripto Akan Berubah pada tahun 2022,” baru-baru ini.
 
Laporan tersebut mengungkapkan pandangan yang lebih jelas menurut para ahli dari BitMEX terhadap perkembangan signifikan yang akan membentuk ruang kripto di dunia pada tahun yang akan datang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“BitMEX telah berbagi wawasan industri mengenai mata uang kripto dan ruang blockchain secara global untuk membantu publik agar lebih memahami dan dapat memanfaatkan teknologi revolusioner ini," kata Alexander Höptner, CEO BitMEX.
 
Ia mengakui bahwa Indonesia merupakan pasar industri kripto yang berkembang pesat, dengan transaksi kripto melonjak menjadi Rp859 triliun (USD59,8 miliar) pada tahun 2021 sementara pada tahun 2020 hanya sebesar Rp60 triliun (USD4,2 miliar).
 
“Kami berharap survei kami dapat membantu komunitas kripto di Indonesia untuk menambah wawasan terkait masa depan industri ini dan untuk menemukan peluang baru," tambah Höptner.
 
Laporan tersebut mencatat bahwa ragam konsep seperti play-to-earn telah mengambil alih dunia, dan dengan kualitas gameplay yang akan meningkat, adopsi dapat tumbuh secara eksponensial pada tahun 2022.
 
Dalam beberapa tahun kedepan akan sangat memungkinkan bagi jutaan pengguna untuk menemukan kripto melalui game mengingat satu dari setiap dua game developer ingin beralih ke blockchain dan NFT.
 
Koin yang mendukung konsep play-to-earn mungkin akan lebih berkembang daripada koin lain karena kesuksesannya didorong oleh perubahan nyata pada perilaku konsumen. Disisi lain, Solana yakni platform blockchain publik, juga merupakan salah satu perkembangan yang patut diamati karena diprediksi akan segera mengurangi dominasi Ethereum.
 
Meskipun telah meningkat lebih dari 11.400 persen pada tahun 2021, proyek ini masih memiliki ruang untuk terus berkembang, berkat keunggulannya yang cenderung membuat proses transaksi menjadi lebih cepat dan lebih murah dibandingkan dengan proyek-proyek terkemuka lainnya.
 
Adapun, jutaan crypto-curious yang ingin mencari eksposur lebih dari Bitcoin dan Ethereum diprediksikan akan mengkatalisasi pertumbuhan Solana.
 
Perubahan signifikan lainnya yang menonjol dari survei BitMEX, meliputi hilangnya kesenjangan gender di antara pengadopsi kripto, dengan lebih banyak wanita dari sebelumnya yang akan terjun ke ranah kripto pada tahun 2022.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif