Eksekutif Google Indikasikan Peluang Kehadiran Fitur AR Shopping

Lufthi Anggraeni 14 Desember 2017 16:44 WIB
google
Eksekutif Google Indikasikan Peluang Kehadiran Fitur AR Shopping
Eksekutif Google menyebut perusahaannya tengah mempersiapkan fitur baru untuk Google Lens.
Jakarta: Google Lens masih dalam tahap awal pengembangan, namun tim insinyur dibalik aplikasi analisis visual dilaporkan telah menggulirkan video teaser dari fitur terbaru tersebut. Google tengah mempersiapkan fitur baru selain dua fitur yang baru-baru ini diumumkannya.

Selain fitur impor langsung ke Google Keep dan Optical Character Recognition (OCR), fitur utama yang tengah dipersiapkan Google untuk Lens tersebut adalah belanja Augmented Reality (AR). Namun Google belum mengumumkan informasi detil terkait fitur baru tersebut.

Fitur belanja AR tersebut diperkirakan menampilkan harga dan tautan toko online di layar ponsel saat kamera diarahkan ke artikel berisi foto pakaian. Fitur tersebut telah tersedia dalam bentuk sangat sederhana, namun ketua insinyur Google Lens Rajan Patel menyebut, akan diperbaiki pada update selanjutnya.


Fitur lain yang akan tersedia di Google Lens termasuk kemampuan mengenali tanaman dan binatang. Kemampuan tersebut memungkinkan pengguna untuk mengidentifikasi tumbuhan unik yang ditemukan, hanya dengan mengarahkan kamera ke tanaman tersebut.

Selain itu, Google juga mempersiapkan sejumlah eksperimen terkait pengalaman AR lainnya, meski hingga saat ini belum tersedia informasi terkait eksperimen tersebut. Sementara itu, Google mengumumkan akan membuka pusat penelitian kecerdasan buatan (AI) di Tiongkok.

Kemarin, perusahaan pencarian tersebut mengumumkan bahwa Google AI China Center dibuat untuk membantu mereka mengadakan riset AI di Tiongkok dan mempekerjakan orang-orang yang memiliki pengalaman di bidang pembelajaran mesin.

Sebelumnya, Google turut mengumukan ketersediaan Google Maps Go, aplikasi peta versi ringan karya Google, pada toko aplikasinya, Play Store. Aplikasi tersebut kompatibel dengan seluruh perangkat bersistem operasi Android 4.1 dan seterusnya.



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.