Dalam video tersebut, terdapat penjelasan mengenei latar belakang hingga cara perekrutan SAS yang merekrut pasukan terbaik dari berbagai resimen di militer Inggris.
Selain menceritakan latar belakang SAS, Ubisoft juga menyajikan gaya permainan SAS yang cepat dan lebih terang-terangan. SAS digambarkan memiliki berbagai taktik dan peralatan khusus yang akan muncul dalam game untuk melawan para teroris. Peralatan tersebut di antaranya adalah palu pembobol barikade, gas beracun, dan alat untuk mengacaukan sinyal komunikasi.
Rainbow Six Siege sendiri merupakan sebuah game first-person shooter terbaru besutan Ubisoft yang sempat diperkenalkan pada ajang E3 tahun 2014 lalu. Game ini pun bahkan sempat dinobatkan sebagai game terbaik pada E3 2014 karena berhasil menyajikan gameplay yang kompetitif, cepat dan berbeda dari yang lain.
Tidak hanya itu, dalam game ini pemainnya diberikan kebebasan untuk membobol berbagai barikade dan penghalang, termasuk barikade yang dibuat oleh teroris serta tembok bangunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News