Microsoft mendaftarkan paten mekanisme lipat dengan engsel untuk Surface Neo dan Duo.
Microsoft mendaftarkan paten mekanisme lipat dengan engsel untuk Surface Neo dan Duo.

Microsoft Daftarkan Paten Mekanisme Lipat Surface Neo dan Duo

Teknologi microsoft
Lufthi Anggraeni • 12 Januari 2020 15:07
Jakarta: Pada bulan Oktober, acara Microsoft Surface mengungkap form factor selanjutnya. Microsoft Surface Duo dan Surface Neo menampilkan layar ganda yang digabungkan dengan engsel berkemampuan berputar secara penuh sehingga dapat disesuaikan ke berbagai sudut pandang.
 
Pendaftaran paten untuk mekanisme engsel khusus ini telah dirilis oleh World Intellectual Property Organization (WIPO). Paten ini didaftarkan oleh Microsoft dengan judul “ADJUSTABLE CLOSURE MAGNET FOR HINGED DEVICE WITH ASSISTED OPEN”.
 
Paten ini termasuk diagram dengan tautan tunggal di mekanisme engsel, yang diprediksi akan digunakan di sepanjang bagian tengah dari kedua perangkat tersebut. Surface Duo merupakan smartphone Surface yang diumumkan Microsoft dengan layar ganda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Smartphone ini dibekali engsel berkemampuan berputar hingga 360 derajat, dan didukung oleh Surface Pen. Surface Neo dan Duo hadir dengan form factor serupa, namun Surface Neo hadir dengan dua layar berukuran 9 inci dan menggunakan Windows 10X.
 
Sementara itu, Surface Duo hadir dengan dua layar berukuran 5,6 inci serta menggunakan sistem operasi Android. Surface Duo juga diperkirakan akan berbekal kamera kelas dunia, serta Surface Duo dan Neo diperkirakan akan menyapa konsumen pada musim liburan pada tahun 2020 ini.
 
Sebelumnya, Microsoft terus memperbaiki kemampuan yang disuguhkan aplikasi Outlook di berbagai versi, termasuk aplikasi versi iOS. Microsoft mengumumkan fitur baru yang akan dihadirkannya pada update untuk aplikasi Outlook versi iOS.
 
Meeting Insights merupakan salah satu fitur yang akan tersedia di update Outlook selanjutnya. Berkat fitur baru ini, seluruh email dan dokumen yang penting untuk rapat atau janji temu akan dimasukan dalam deskripsi acara di Calendar.
 
Sementara itu, Microsoft dilaporkan masih dalam tahap uji coba dengan Project xCloud dan mengakui bahwa layanan cloud gaming masih jauh dari kata sempurna yang mengindikasikan masih belum matang.
 
Microsoft juga mengumumkan menghentikan dukungan Windows 7 karena sistem operasi ini sudah cukup lawas karena dirilis pada tahun 2009 pada bulan Desember 2019 lalu. Namun, data dari GlobalStats menyebut bahwa selama November 2018 hingga November 2019 masih ada 28 persen pengguna PC berbasis Windows yang masih menggunakan Windows 7.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif