Nodeflux Kini Dinaungi East Ventures
East Venture kini menaungi startup video analitik cerdas asal Indonesia, Nodeflux.
Jakarta: East Ventures mengumumkan investasi terbaru dengan Nodeflux, startup video analitik cerdas asal Indonesia. Kerja sama ini ditujukan untuk mempercepat misi Nodeflux dalam meningkatkan bisnis mereka.

Peningkatan bisnis tersebut disebut akan dilakukan melalui penelitian dan pengembangan terhadap teknologi computer vision, didukung oleh penggunaan teknologi Deep Learning guna menyuguhkan data lebih mendalam.

Teknologi yang diciptakan oleh Nodeflux telah digunakan oleh pemerintah di sejumlah kota besar di Indonesia yang menekankan konsep smart city, seperti Jakarta dan Bandung. Teknologi ini disematkan pada perangkat CCTV yang dipasangkan di kota-kota tersebut.


“Dengan menggunakan solusi kami, pemerintah mampu memahami lebih dalam mengenai area publik mereka seperti transportasi, manajemen sampah, dan sistem banjir secara real time, memungkinkan mereka untuk membuat keputusan yang lebih tepat dan efisien dengan adanya data,” ujar CEO Nodeflux Meidy Fitranto.

Teknologi yang diciptakan oleh Nodeflux ini juga ditujukan untuk mendukung keamanan nasional, yang dinilai CTO Nodeflux Faris Rahman sebagai hal penting yang perlu dijaga dengan sebaik-baiknya.

Sebagai informasi, Nodeflux juga merupakan perusahaan Indonesia pertama yang bergabung dengan program NVIDIA Inception Program. Saat ini, Modeflux dan NVIDIA disebut tengah dalam proses meningkatkan kemitraan mereka, agar lebih fleksibel dan membantu Nodeflux dalam menjangkau pasar global.



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.